Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tak Kuat Menanjak, Truk Masuk Jurang di Kutai Barat; Sopir Tewas Tertimpa Kendaraan Sendiri

Redaksi Prokal • Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:33 WIB
Petugas saat akan evakuasi truk masuk jurang di tanjakan Sungai Pesikng Jengan Damai, Kutai Barat. (IST.)
Petugas saat akan evakuasi truk masuk jurang di tanjakan Sungai Pesikng Jengan Damai, Kutai Barat. (IST.)

PROKAL.CO— Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Trans Kaltim, tepatnya di tanjakan Gunung Pesikng, Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada Kamis (21/5/2026) malam. Sebuah truk bermuatan gagal menanjak hingga mundur dan terjatuh ke dalam jurang. Nahas, sang sopir tewas di tempat kejadian setelah tertimpa badan kendaraannya sendiri.

Kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi berwarna kuning dengan nomor polisi DA 87** GK yang dikemudikan oleh Setyo Ade Setiawan, bersama anaknya, Farel Aditya, sedang menempuh perjalanan dari arah Samarinda menuju Melak. Saat melintas di lokasi kejadian, truk harus menghadapi medan jalan provinsi yang cukup berat. Selain kondisi jalan yang menanjak lurus, aspal di kawasan tersebut juga dikenal rusak, berlubang, bergelombang, serta minim penerangan dan tidak memiliki marka jalan.

Untuk menyiasati tanjakan yang rusak tersebut, pengemudi diduga berinisiatif mengambil jalur agak ke kanan. Namun apes, tepat di tengah-tengah tanjakan, truk tersebut mendadak kehilangan tenaga hingga termundur bebas ke arah kiri, keluar dari badan jalan, dan langsung terperosok ke dalam jurang.

Sesaat setelah truk terjatuh, Setyo Ade Setiawan sebenarnya sempat berhasil keluar dari ruang kemudi untuk memeriksa kondisi kendaraannya. Namun tak disangka, posisi tanah yang labil membuat truk yang dalam posisi miring tersebut tiba-tiba rebah ke sebelah kiri. Setyo tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung tertimpa badan truk yang berbobot berton-ton tersebut hingga meninggal dunia di tempat akibat luka parah yang dideritanya.

Sementara itu, sang anak, Farel Aditya, yang berada di dalam kabin berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan. Tak lama setelah kejadian, jasad korban langsung dievakuasi oleh warga dan petugas medis menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar (HIS).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kubar, Aipda Apriadi Tului, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian setempat telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan ini dipicu oleh kombinasi faktor manusia dan infrastruktur jalan. Dari faktor manusia, pengemudi diduga kurang mengantisipasi kontur jalan yang menanjak tajam dan rusak sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya. Faktor tersebut diperparah oleh kondisi jalan provinsi Trans Kaltim di titik tersebut yang miring menanjak, bergelombang, berlubang, serta tidak dilengkapi marka jalan yang memadai.

Padahal, truk Mitsubishi kuning tersebut sebenarnya dinyatakan dalam kondisi laik jalan sebelum keberangkatan. Akibat insiden ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 30.000.000. Pihak kepolisian pun kembali mengimbau kepada para pengguna jalan, khususnya kendaraan bermuatan berat, untuk ekstra waspada saat melintasi jalur Trans Kaltim Samarinda-Melak, terutama pada titik-titik tanjakan yang mengalami kerusakan parah. (*)

Editor : Indra Zakaria
#Kutai Barat