Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ketua DPRD Kukar Harap Bursa Kerja Kedepannya Lebih Merata Mencakup Seluruh Wilayah

Elmo Satria Nugraha • Jumat, 4 Juli 2025 - 04:34 WIB
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mendampingi Bupati dan Wakil Bupati, Aulia Rahman Basri dengan Rendi Solihin saat Kukar Job Fair 2025 (Elmo/Prokal.co)
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mendampingi Bupati dan Wakil Bupati, Aulia Rahman Basri dengan Rendi Solihin saat Kukar Job Fair 2025 (Elmo/Prokal.co)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) secara konsisten kembali gelar bursa kerja atau Job Fair di tahun 2025 ini. Terpusat di Gedung Beladiri Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, bursa kerja ini berlangsung dua hari yakni hari Rabu (2/7) dan Kamis (3/7).

Kukar Job Fair yang membawa semangat “Becari Kerja di Odah Etam” ini membuka 719 lowongan kerja (Loker) untuk masyarakat Kukar dengan 92 posisi berbeda. Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani hadir langsung meninjau animo masyarakat terhadap bursa kerja ini. Baginya, masih banyak PR bagi bursa kerja ini, khusus dalam pemerataan wilayah dan keterlibatan dunia swasta.

“Kita apresiasi inisiasi Pemkab Kukar menggelar bursa kerja ini, sejalan dengan visi Kukar Idaman Terbaik. Tapi pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan, harus merata di seluruh wilayah Kukar,” ungkap Yani.

Kukar memiliki luasan wilayah yang mencakup 20 kecamatan, 193 desa dan 44 kelurahan dari hulu, tengah dan pesisir. Yani harap Job Fair bisa mengakomodir masyarakat di seluruh wilayah tersebut, sehingga angka pengangguran dan kemiskinan dapat ditekan.

Baginya, masyarakat di wilayah pelosok dapat tertinggal informasi mengenai bursa kerja yang dilaksanakan. Akibat minimnya informasi ini, potensi tenaga kerja di wilayah-wilayah pelosok tidak tergali. Pun ia mendorong peran-peran perusahaan untuk ikut berperan aktif dalam kendala ini.

“Kita masih punya banyak perusahaan tambang, perkebunan, migas, hingga kontraktor besar yang belum aktif merekrut lewat bursa kerja. Sekarang yang hadir yang memang butuh tenaga kerja, semoga kedepan perusahaan besar ikut terlibat,” tutur politikus PDI Perjuangan tersebut.

Bagi Yani, dalam membuka lapangan kerja pemerintah dan perusahaan harus adil. Bukan hanya merekrut tenaga ahli dari luar pulau, namun juga memprioritaskan warga lokal. Pun ia harap warga Kukar mendapat kesempatan yang sama untuk bekerja di perusahaan besar.

“Kita ingin ada kebersamaan antara pemkab dan perusahaan investasi besar. Job fair jangan hanya diisi perusahaan kecil. Harus dibuka untuk semua, ini yang akan kami dorong,” tutupnya. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria