TENGGARONG - Musibah duka menimpa MS, seorang bocah berusia 13 tahun. Ia dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (27/5).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Prokal.co di lokasi, yang terletak di Jalan Matlimat, RT 10 Loa Tebu. MS dilaporkan tenggelam saat bermain dengan teman-temannya di pinggiran sungai, belakang rumah-rumah warga.
MS merupakan seorang siswa Sekolah Dasar (SD) yang baru lulus, dan tengah mendaftar untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berenang di sungai pun merupakan rutinitasnya bersama teman-teman, biasa dilakukan usai bermain bola di lapangan.
Disampaikan teman-temannya, MS merupakan perenang handal. Sebelum dilaporkan tenggelam, MS terjun ke sungai saat bersama temannya. Setelah terjun, MS tidak timbul-timbul, meskipun telah dipanggil teman-temannya.
"Kami panggil dia (MS) nggak nyaut, berkali-kali jangan bercanda gitu. Tapi tetap tidak nimbul," ungkap salah satu temannya yang ikut berenang.
Riki, pemilik rumah di lokasi terlapornya MS tenggelam menjelaskan kronologi awal kejadian ini. Kejadian terjadi sekitar pukul 17.20 WITA, Riki mendengar suara anak-anak berteriak memanggil nama MS di belakang rumahnya.
"Mereka di belakang meneriaki MS, jadi saya tanya. Main sembunyian kah kalian? Kata mereka temannya loncat baru tidak nimbul lagi," jelas Riki.
Kondisi air Sungai Mahakam saat itu tengah pasang, arusnya pun deras. Riki menyebut anak-anak memang sering berenang, atau yang warga lokal sebut "Bemandian" di lokasi ini. Ia juga mengatakan anak-anak sebagian telah pulang sebelum MS tenggelam, karena disuruh pulang pemilik keramba di sungai tersebut.
Usai mendengar kabar bahwa MS tidak kunjung timbul, Riki bergegas mengabari tetangganya. Untuk menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan). Agar dilakukan tindakan pencarian.
Tim SAR Gabungan yang tergabung dari Disdamkarmatan, BPBD dan Basarnas telah tiba di lokasi dengan berbagai peralatannya. Namun karena kondisi cuaca hujan, pukul 22.30 WITA tadi pencarian dihentikan sementara, dan dilanjutkan besok. (moe)
Editor : Indra Zakaria