Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Prof Ince Raden Dilantik Kembali Sebagai Rektor Unikarta, Targetkan Kampus Ungu Unggul dan Berdaya Saing

Elmo Satria Nugraha • 2026-01-08 22:31:06
Pelantikan Prof Ince Raden sebagai Rektor Unikarta 2025-2029 (Elmo/Prokal.co)
Pelantikan Prof Ince Raden sebagai Rektor Unikarta 2025-2029 (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG — Profesor Ince Raden kembali dipercaya memimpin Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) untuk periode 2025–2029. Ia resmi dilantik sebagai rektor pada Kamis (8/1/2026), bersama dengan Dr. Sudirman, Dr. H. Mubarak dan Dr. Zen Istiarsono sebagai Wakil Rektor. Menandai kesinambungan kepemimpinan sekaligus penguatan arah pembangunan kampus ungu ini lima tahun ke depan.

Prof Ince sebelumnya juga menjabat sebagai rektor dan kembali terpilih secara aklamasi. Dalam kepemimpinan barunya, ia menegaskan komitmen membawa Unikarta menjadi perguruan tinggi unggul dan relevan dengan kebutuhan daerah. Yakni sebuah kampus yang unggul di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun unsur penunjang lainnya.

“Tujuannya satu, agar kita semua benar-benar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Ince.

Pelantikan Prof Ince Raden sebagai Rektor Unikarta 2025-2029 (Elmo/Prokal.co)
Pelantikan Prof Ince Raden sebagai Rektor Unikarta 2025-2029 (Elmo/Prokal.co)

Namun demikian, Ince mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia. Saat ini, dosen bergelar doktor di Unikarta baru mencapai sekitar 30 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 50 persen dalam beberapa tahun ke depan.

Dari sisi sarana prasarana, ia berharap pengembangan lahan Unikarta di kawasan Gunung Kombeng dapat terus dipercepat dengan dukungan pemerintah daerah, termasuk rencana penyerahan aset kampus di wilayah Tenggarong Seberang.

Dengan dukungan tersebut, Unikarta juga membuka peluang kemitraan dengan pihak swasta dalam pembangunan fasilitas pendidikan. Selain fokus pada penguatan akademik, Unikarta turut mendorong aktivitas kemahasiswaan dan kewirausahaan. Prof Ince menegaskan mahasiswa tidak hanya diarahkan menjadi aparatur sipil negara.

“Kami tidak ingin mahasiswa hanya berorientasi menjadi ASN. Mereka harus didorong menciptakan lapangan kerja melalui unit usaha yang dikembangkan sejak di bangku kuliah,” jelasnya.

Karena itu, Unikarta mengusung visi sebagai smart university sekaligus entrepreneur university. Hal ini juga menjawab kebutuhan daerah, sebagaimana Unikarta juga menyiapkan pembukaan sejumlah program studi baru, terutama di bidang kesehatan dan teknik informatika. Bahkan, peluang pendirian Fakultas Kedokteran mulai dipetakan.

“Memang membuka Fakultas Kedokteran tidak mudah. Dibutuhkan sekitar 29 dokter spesialis. Kami sudah menyiapkan roadmap agar pondasinya terbentuk sejak sekarang,” kata Prof Ince.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, dukungan diharapkan datang dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara serta perusahaan migas, pertambangan, perkebunan, dan BUMD. Unikarta juga terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan dan lembaga keuangan seperti Pegadaian.

Kerja sama ini mencakup peningkatan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan, pembinaan mahasiswa, hingga pengembangan kewirausahaan. Di sektor pertanian, Unikarta tengah merintis kolaborasi dengan perusahaan perkebunan agar kurikulum Agribisnis dan Agroteknologi selaras dengan kebutuhan industri.

“Harapannya, lulusan-lulusan Unikarta siap kerja dan relevan dengan dunia usaha,” tutup Prof Ince. (moe)

Editor : Indra Zakaria