Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Didukung Bayan Group, Campus League Tetapkan Samarinda sebagai Satu-satunya Regional di Luar Jawa

Elmo Satria Nugraha • 2026-01-29 22:52:06
Kegiatan Campus Connection di Champione Sports Arena and Cafe Samarinda (Istimewa)
Kegiatan Campus Connection di Champione Sports Arena and Cafe Samarinda (Istimewa)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Samarinda mencatatkan sejarah baru dalam pengembangan olahraga mahasiswa nasional. Dengan dukungan Bayan Group melalui Bayan Peduli, Campus League resmi menetapkan Samarinda sebagai Regional Kalimantan sekaligus satu-satunya tuan rumah di luar Pulau Jawa pada Campus League Season 1 tahun 2026.

Penetapan tersebut menandai perluasan jangkauan Campus League yang sebelumnya berpusat di Pulau Jawa. Pada musim perdana ini, Campus League akan digelar di enam kota, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, serta Samarinda yang mendapat status eksklusif sebagai wakil luar Jawa.

CEO Campus League, Ryan Gozali, menyebut kehadiran Samarinda sejak musim pertama menjadi langkah strategis untuk membuka akses kompetisi yang lebih merata bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.

“Kami sangat bersyukur kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Bayan Group melalui Bayan Peduli. Sejak beberapa tahun terakhir, Bayan Group konsisten mendukung kegiatan olahraga dan ingin memberi kontribusi nyata bagi masyarakat Kalimantan,” ujar Ryan dalam acara Campus Connection di Champione Sports Arena and Cafe, Samarinda, Kamis (29/1/2026).

Pada Season 1, Campus League mempertandingkan tiga cabang olahraga utama, yakni basket, badminton, dan futsal. Samarinda dijadwalkan menjadi tuan rumah seluruh cabang tersebut, sekaligus menggelar pembuka musim melalui cabang basket pada April 2026.

Ryan menegaskan, ekspansi ke Kalimantan juga sejalan dengan misi pembinaan atlet-mahasiswa. Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki potensi atlet berprestasi yang perlu didukung melalui kompetisi berjenjang dan terjangkau.

“Kami ingin menjemput bola agar lebih banyak talenta bisa terjangkau. Jika kompetisi hanya terpusat di Jawa, tentu ada keterbatasan, baik dari sisi biaya perjalanan maupun kesempatan bertanding,” tegasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian pra-musim, Campus Connection di Samarinda menjadi ajang perkenalan Campus League di kota debutan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya pada Season 0 tahun 2025.

Antusiasme mahasiswa di Samarinda terbilang tinggi. Sekitar 30 mahasiswa dari 12 perguruan tinggi di Kalimantan Timur hadir dalam kegiatan tersebut. Bahkan, sejumlah peserta datang dari Balikpapan yang berjarak sekitar 100 kilometer dari Samarinda.

Ajang ini mempertemukan penyelenggara Campus League dengan perguruan tinggi, komunitas kampus, serta pemangku kepentingan olahraga di Kalimantan Timur. Selain memaparkan konsep dan arah kompetisi, Campus Connection juga menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi kampus yang berminat berpartisipasi.

“Campus League lahir dari semangat memberi ruang yang setara bagi kampus-kampus di seluruh Indonesia. Campus Connection menjadi langkah konkret agar kompetisi ini relevan dengan kebutuhan kampus di daerah,” ujar Ryan.

Campus League menegaskan olahraga kampus bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan ruang belajar, bertumbuh, dan membangun solidaritas.

Melalui penguatan ekosistem olahraga mahasiswa, Campus League mendorong pengembangan tiga pilar utama, yakni akademik (academics), kebugaran (athleticism), dan empati (affinity), sebagai fondasi pembinaan mahasiswa yang berdaya saing dan berkelanjutan. (moe)

Editor : Indra Zakaria