Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Selama Ramadan, Satlantas Kukar Intensifkan Razia Balap Liar hingga Jelang Subuh

Elmo Satria Nugraha • 2026-02-27 16:37:32

Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli (Elmo/Prokal.co)
Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Memasuki bulan suci Ramadan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mengintensifkan razia balap liar di sejumlah ruas jalan. Patroli diperkuat dari malam hingga menjelang subuh untuk menekan aksi kebut-kebutan yang kerap meresahkan warga.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hari selama Ramadan, yang kerap dimanfaatkan sejumlah remaja untuk menggelar balap liar. Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengatakan pola pengamanan disesuaikan dengan dinamika di lapangan.

“Selama Ramadan kami tingkatkan patroli untuk mengantisipasi balapan liar. Jamnya kami sesuaikan karena aktivitas masyarakat lebih banyak berlangsung pada malam hari,” ujarnya.

Patroli dimulai sejak pukul 21.00 WITA hingga menjelang waktu sahur. Personel disebar ke sejumlah titik rawan seperti Jalur Dua Tenggarong Seberang–Samarinda, Jalan Pesut, dan Jalan Timbau yang selama ini kerap dijadikan lintasan balap liar. Lokasi ini sudah dipetakan, sesuai laporan-laporan masyarakat.

Selain tiga ruas itu, kawasan Ahmad Dahlan juga menjadi perhatian. Menurut Fandoli, pola balap liar yang dilakukan secara beriringan dengan kecepatan tinggi berpotensi besar memicu kecelakaan lalu lintas.

“Di Jalan Ahmad Dahlan juga akan kami lakukan patroli. Biasanya mereka iring-iringan dengan kecepatan tinggi, risikonya sangat besar terhadap keselamatan pengendara lain,” lanjutnya.

Bukan hanya patroli preventif, Satlantas juga menyiapkan langkah penindakan. Penonton balap liar akan ditindak menggunakan ETLE handheld, sementara pelaku akan dikenai tilang manual dan kendaraannya diamankan.

“Untuk pelaku, kendaraan akan kami tahan sekitar dua sampai tiga bulan. Karena balapan liar ini bagai event tahunan, kita harus memberi efek jera,” tegas Fandoli. (moe)

Editor : Indra Zakaria