Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Polres Kukar Siapkan Pos Terpadu di Titik Nol, Peta Pengamanan Mudik Lebaran 2026 Dimatangkan

Elmo Satria Nugraha • 2026-03-01 19:25:41

Kasat Lantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli (Istimewa)
Kasat Lantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli (Istimewa)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mematangkan peta pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Sejumlah titik strategis disiapkan, mulai dari pusat kota Tenggarong, jalur pesisir Samboja, hingga akses hulu menuju Kota Bangun dan Kutai Barat.

Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengatakan tahapan awal telah dilakukan melalui Operasi Keselamatan sebagai pra-kondisi sebelum Operasi Ketupat 2026 digelar.

“Untuk persiapan kemarin sudah kita laksanakan kegiatan Operasi Keselamatan Mahakam, yang difokuskan untuk cipta kondisi persiapan Operasi Ketupat 2026,” ujarnya.

Dalam skema Operasi Ketupat, akan didirikan tiga jenis pos, yakni Pos Pengamanan (Pos PAM), Pos Pelayanan (Pos Yan), dan pos terpadu.

Titik Nol Tenggarong ditetapkan sebagai lokasi pos terpadu. Kawasan tersebut dinilai strategis karena menjadi ikon kota sekaligus pusat aktivitas masyarakat saat momentum hari raya.

“Untuk pos terpadu nanti kita dirikan di Titik Nol, yang menjadi ikon Kota Tenggarong. Itu akan menjadi pusat koordinasi dan pelayanan,” jelas Fandoli.

Pos terpadu ini nantinya menjadi simpul koordinasi lintas fungsi, sekaligus pusat layanan utama bagi masyarakat selama arus mudik dan balik.

Pengamanan juga difokuskan di wilayah pesisir, khususnya Kecamatan Samboja yang kerap mengalami lonjakan kendaraan, terutama pasca-Lebaran saat masyarakat memadati destinasi wisata.

Di kawasan ini akan didirikan Pos PAM dan Pos Yan. Pengamanan tidak hanya menyasar arus lalu lintas, tetapi juga aktivitas di sekitar objek wisata.

“Di daerah Samboja nanti ada Pos PAM dan Pos Yan. Pos PAM-nya difokuskan di tempat wisata setelah pelaksanaan Lebaran,” terangnya.

Untuk jalur menuju Balikpapan, perhatian diarahkan ke rest area dan Kilometer 38 Bukit Soeharto. Ruas ini saban tahun menjadi titik kepadatan kendaraan, terutama saat puncak arus mudik dan balik.

“Pos Yan nanti difokuskan di rest area maupun Kilometer 38 Bukit Soeharto, yang biasanya menjadi jalur padat dari Tenggarong menuju Balikpapan,” tambahnya.

Penempatan Pos Yan di titik tersebut bertujuan memberikan ruang istirahat aman bagi pemudik sekaligus mengantisipasi risiko kecelakaan akibat kelelahan.

Sementara itu, jalur menuju wilayah hulu juga masuk dalam perhatian. Rute Samarinda–Kota Bangun hingga Kutai Barat dikenal sebagai akses utama pemudik ke kawasan pedalaman.

Polres Kukar memastikan satu pos pengamanan akan didirikan di Kota Bangun guna memberikan pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat.

“Untuk yang ke hulu, di Kota Bangun nanti akan ada pos yang memberikan pelayanan dan pengamanan,” jelasnya. (moe)

Editor : Indra Zakaria