PROKAL.CO, TENGGARONG – Bangunan megah RSUD Aji Muhammad Idris di Kecamatan Muara Badak telah berdiri dan siap difungsikan. Namun, layanan kesehatan yang dinantikan masyarakat belum dapat berjalan penuh karena kekurangan ratusan tenaga kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat sedikitnya 364 tenaga kesehatan masih dibutuhkan agar rumah sakit tersebut dapat beroperasi sesuai standar tipe layanan. Kebutuhan itu meliputi dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, tenaga laboratorium, radiografer, hingga tenaga kefarmasian.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyebut keterbatasan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pembatasan pengangkatan pegawai menjadi kendala utama dalam pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan.
“Kebutuhan ini bersifat mendesak dan tidak bisa sepenuhnya menunggu siklus pengadaan ASN atau PPPK,” ujarnya saat audiensi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Kamis (25/2/2026).
Menurut Aulia, tanpa pemenuhan tenaga medis sesuai standar, operasional RSUD tidak akan berjalan maksimal. Kondisi tersebut berpotensi membatasi cakupan layanan rujukan di Kukar sekaligus menambah beban fasilitas kesehatan lain yang sudah beroperasi.
Sebagai langkah percepatan, Pemkab Kukar meminta dukungan kebijakan pemerintah pusat agar diberikan fleksibilitas dalam merekrut tenaga kesehatan melalui mekanisme outsourcing atau kerja sama dengan pihak ketiga.
Aulia menegaskan skema tersebut tetap akan mengacu pada regulasi ketenagakerjaan, aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah, serta standar kompetensi tenaga kesehatan sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.
Ia juga memastikan mekanisme itu tidak akan menyentuh jabatan struktural maupun jabatan fungsional ASN yang bersifat atributif pemerintahan.
Sementara itu, perwakilan Kemenpan RB, Raka Pamungkas, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti usulan Pemkab Kukar dan melakukan pembahasan lebih lanjut agar operasional RSUD dapat segera berjalan optimal.
“Semoga kita bisa menemukan solusi dari pokok permasalahan tersebut sehingga RSUD Aji Muhammad Idris segera beroperasi sebagaimana yang diharapkan bersama,” ujarnya.
Pemkab Kukar berharap, dengan dukungan kebijakan dari pemerintah pusat, rumah sakit yang telah rampung dibangun itu dapat segera melayani masyarakat Muara Badak dan sekitarnya secara maksimal. (moe)
Editor : Indra Zakaria