PROKAL.CO, TENGGARONG — Menjelang arus mudik Idulfitri, Polres Kutai Kartanegara menyiapkan pengamanan intensif melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026. Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi.
Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna menyamakan persepsi dalam pelaksanaan pengamanan menjelang Lebaran.
“Kami melaksanakan kegiatan koordinasi intersektoral, baik di tingkat Polda maupun Polres. Rapat ini untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat Mahakam 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, operasi tahun ini mengusung tagline dari Mabes Polri yakni Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Melalui operasi tersebut, aparat akan memfokuskan pengamanan di sejumlah titik strategis yang diperkirakan ramai aktivitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.
Polres Kukar menyiapkan sebanyak 21 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah. Pos tersebut terdiri dari satu pos terpadu di kawasan Taman Tanjung Tenggarong, tiga pos pelayanan termasuk di Kilometer 38 dan dua rest area, serta pos pengamanan di kawasan Lembuswana.
Selain itu, terdapat 16 pos imbangan yang berada di masing-masing Polsek jajaran guna mendukung pengamanan wilayah.
“Untuk personel Polri sendiri ada sekitar 150 orang yang kami siagakan. Jika digabung dengan instansi terkait, maka total personel yang terlibat mencapai 398 orang,” jelasnya.
Pengamanan juga akan difokuskan pada sejumlah titik keramaian seperti tempat ibadah, objek wisata, pusat kegiatan ekonomi, hingga jalur arus mudik dan balik Lebaran.
Selain pengamanan, kepolisian juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara terkait kondisi jalan di wilayah Kukar. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan.
“Saat ini Satlantas Polres Kukar sedang melakukan patroli untuk memetakan jalan-jalan rusak yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU agar segera dilakukan perbaikan,” katanya.
Apabila terdapat jalan rusak yang belum sempat diperbaiki, pihak kepolisian akan memasang rambu peringatan serta imbauan bagi pengendara agar lebih berhati-hati.
Pengamanan juga diperluas pada aktivitas transportasi air. Polres Kukar menggandeng Satuan Polisi Air untuk memberikan imbauan kepada operator kapal terkait keselamatan pelayaran. Termasuk kelengkapan keselamatan seperti jaket pelampung yang wajib tersedia bagi penumpang maupun motoris.
Ia berharap melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026, masyarakat dapat menjalankan ibadah, mudik, maupun aktivitas libur Lebaran dengan aman dan nyaman.
“Melalui operasi ini kami harap selama Idulfitri tahun ini masyarakat bisa beribadah, mudik, dan berlibur dengan aman,” harapnya. (moe)
Editor : Indra Zakaria