Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bupati Kukar Jamin Sisa Pembayaran Rp820 Miliar ke Kontraktor Terbayar, Sudah Proses di Bankaltimtara

Elmo Satria Nugraha • 2026-03-12 19:52:27

Audiensi Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama forum kontraktor (Elmo/Prokal.co)
Audiensi Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama forum kontraktor (Elmo/Prokal.co)


PROKAL.CO, TENGGARONG - Sisa pembayaran Rp820 Miliar Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kepada pihak ketiga dijamin akan terbayar. Jaminan ini dipastikan langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, usai beraudiensi dengan forum kontraktor di ruang kerja Kantor Bupati Kukar, Kamis (12/3/2026).

Angin segar ini disampaikan oleh perwakilan kontraktor Kukar, Nopi Pratidin kepada awak media usai beraudiensi. Ia mengatakan jika tak ada halangan, mungkin Senin atau Selasa proses pembayaran segera dilakukan. Hanya menunggu kepastian dari pihak Bankaltimtara.

"Pak Bupati langsung telpon ke pimpinan Bank BPD untuk menanyakan administrasi, minta dipercepat," ujarnya.

Ada ratusan kegiatan fisik yang belum dibayarkan ke teman-teman kontraktor. Nopi menyebut ada yang telah terbayar sebagian, dan ada yang baru menerima uang muka.

"Ya kami berharap ini dapat segera terealisasi," pintanya.

Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri memastikan kewajiban pembayaran kepada para kontraktor ini melalui skema pinjaman daerah sebesar Rp820 miliar dari Bankaltimtara. Nilai ini sudah disesuaikan dengan total kewajiban pemerintah kepada pihak ketiga yang sebelumnya telah diaudit oleh inspektorat.

"Tadi kami sudah berkomunikasi langsung dengan pihak Bankaltimtara untuk meminta percepatan prosesnya, karena ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum pencairan bisa dilakukan," jelas Aulia.

Tahapan pertama dalam skema ini adalah proses akad kredit. Setelah akad kredit dilakukan, maka baru dapat dilanjutkan proses pencairan dana. Jika besok akad kredit dilaksanakan, maka pada sore harinya atau paling lambat Senin pagi dana sudah bisa dicairkan dari pihak bank.


"Setelah dana tersebut masuk ke kas daerah, pemerintah daerah akan langsung melakukan pembayaran kepada para rekanan atau kontraktor," imbuhnya.

Aulia turut mengimbau kepada para kontraktor agar segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Guna menyiapkan dokumen administrasi, seperti pembuatan SPP dan SPM. Dokumen tersebut nantinya akan dilanjutkan dengan penerbitan SP2D, yang menjadi dasar pencairan pembayaran.

"Kami berharap para kontraktor bisa bersabar. Dari pihak Bank Kaltimtara juga sudah menyampaikan komitmennya untuk mempercepat proses tersebut. Mudah-mudahan malam ini kami sudah mendapatkan kepastian, sehingga besok proses akad kredit bisa dilaksanakan," pungkas Aulia. (moe)

Editor : Indra Zakaria