Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Hardiknas 2026; Bupati Kukar Pastikan Efisiensi Tak Menggoyah Pendidikan, Demi Peningkatan SDM

Elmo Satria Nugraha • Senin, 4 Mei 2026 | 17:55 WIB
Launching Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 di puncak peringatan Hardiknas (Elmo/Prokal.co)
Launching Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 di puncak peringatan Hardiknas (Elmo/Prokal.co)
 
PROKAL.CO, TENGGARONG – Di tengah isu efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Bahkan, alokasi anggaran pendidikan ditegaskan tidak akan terdampak, sebagai upaya menjaga kualitas sumber daya manusia (SDM).
 
Penegasan itu disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Kantor Bupati Kukar, Senin (4/5/2026).
 
“Sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam program Kukar Idaman Terbaik. Ini bagian dari transformasi dari ekonomi ekstraktif ke non-ekstraktif, yang kuncinya ada pada peningkatan kualitas SDM,” ujarnya.
 
Aulia menjelaskan, pembangunan pendidikan di Kukar difokuskan melalui lima strategi utama. Pertama, memastikan kualitas, kuantitas, dan kesejahteraan guru sebagai fondasi pendidikan.
 
“Tanpa guru yang baik, tidak mungkin melahirkan generasi unggul,” tegasnya.
 
Kedua, pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, mulai dari ruang kelas hingga fasilitas penunjang, untuk menciptakan lingkungan belajar yang layak.
 
Ketiga, memastikan data pendidikan selalu akurat dan terbarui agar perencanaan dan kebijakan tepat sasaran.
 
Keempat, peningkatan kapasitas guru melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.
 
Sementara kelima, pemenuhan perlengkapan sekolah bagi siswa, guna menghilangkan hambatan belajar, termasuk mencegah potensi perundungan akibat keterbatasan fasilitas.
 
“Melalui strategi ini, kami berharap angka putus sekolah dapat ditekan dan kualitas pendidikan semakin meningkat,” jelasnya.
 
Sebagai bentuk komitmen, alokasi anggaran pendidikan di Kukar saat ini mencapai sekitar 23 persen dari total APBD.
 
“Untuk sektor pendidikan, alokasi anggaran sudah mencapai sekitar 23 persen. Ini bentuk komitmen kami,” katanya.
 
Selain itu, program Beasiswa Kukar Idaman terus diperkuat untuk memperluas akses pendidikan, terutama bagi masyarakat yang ingin melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.
 
“Tahun ini, penerima beasiswa mencapai sekitar 7.200 orang. Kami pastikan tidak ada pengurangan dari tahun sebelumnya,” tegas Aulia mengakhiri.
 
Dengan penguatan tersebut, Pemkab Kukar menargetkan lahirnya SDM unggul yang mampu mendorong transformasi ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan daya saing generasi mendatang. (moe)
Editor : Indra Zakaria
#kutai kartanegara