PROKAL.CO, TENGGARONG – Mobilitas warga di lima desa di Kecamatan Loa Kulu kini diharapkan menjadi lebih aman dan nyaman. Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu bersama pemerintah desa, perusahaan dan masyarakat bergotong royong memperbaiki jalan rusak yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas warga.
Perbaikan dilakukan di ruas jalan Dusun Merangan RT 007 dan RT 008, Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Jumat (19/6/2026). Jalan sepanjang sekitar 1,8 kilometer tersebut selama ini menjadi akses penting yang menghubungkan sejumlah desa di wilayah tersebut.
Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, memimpin langsung kegiatan bakti sosial yang melibatkan personel kepolisian, Pemerintah Desa Loh Sumber, pihak swasta, serta masyarakat setempat.
Ruas jalan yang diperbaiki merupakan jalur penghubung Desa Loh Sumber, Jembayan Tengah, Jembayan Dalam, Sungai Payang, hingga Desa Lung Anai. Kondisinya yang berlubang dan rusak kerap dikeluhkan warga karena berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, Polsek Loa Kulu berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah desa, perusahaan dan warga.
Dalam pelaksanaannya, Polsek Loa Kulu menggandeng PT Multi Harapan Utama (MHU) untuk mendukung perbaikan infrastruktur tersebut. Perusahaan memberikan bantuan material berupa 10 ret batu koral yang digunakan untuk menutup sejumlah titik jalan yang rusak.
Tak hanya material, proses pengerjaan juga dibantu satu unit alat berat grader dan satu unit compactor guna mempercepat pemerataan serta pemadatan badan jalan.
Sejak pagi hari, puluhan warga tampak bergotong royong bersama personel kepolisian dan pihak terkait untuk memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi transportasi masyarakat setempat.
Hari mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
"Kehadiran Polri tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong terwujudnya kepedulian sosial terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Perbaikan akses jalan dinilai penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas warga sehari-hari.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita itu berakhir sekitar pukul 11.20 Wita dalam situasi aman dan kondusif.
Warga setempat pun menyambut positif inisiatif tersebut. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, masyarakat di lima desa diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih lancar sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat kerusakan jalan yang selama ini menjadi keluhan utama pengguna jalan. (moe)
Editor : Indra Zakaria