PROKAL.CO, TENGGARONG – Di tengah penyesuaian anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pada sejumlah sektor, Program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik tahun 2026 dipastikan tetap berjalan tanpa pemotongan anggaran. Kepastian ini menjadi kabar penting bagi ribuan pelajar, mahasiswa, santri, dan tenaga kesehatan yang menunggu penetapan penerima beasiswa tahun ini.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin, menegaskan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Kukar terhadap program beasiswa tetap menjadi prioritas pemerintah daerah, anggaran tersebut tidak ada mengalami pengurangan.
“Komitmen Bupati dan Wakil Bupati tetap sama. Jadi saat ini kami fokus menyelesaikan proses verifikasi dan validasi hasil penataan data sebelum diajukan untuk penetapan penerima,” ujarnya beberapa waktu yang lalu.
Fathul mengungkapkan saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah verifikasi dan validasi data calon penerima. Setelah proses tersebut selesai, daftar penerima akan diajukan kepada Bupati Kukar untuk ditetapkan secara resmi.
Selanjutnya, pemerintah daerah akan menyelesaikan tahapan administrasi keuangan sebelum dana disalurkan kepada seluruh penerima beasiswa.
“Begitu penetapan selesai, prosesnya tinggal masuk ke tahapan administrasi keuangan sebelum dilakukan penyaluran,” katanya.
Pemkab Kukar menargetkan proses penetapan penerima dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, penyaluran beasiswa diperkirakan mulai dilakukan pada Agustus atau paling lambat September 2026.
“Targetnya Agustus sudah mulai penetapan, atau paling lambat September penyaluran beasiswa sudah berjalan,” ucapnya.
Pada tahun 2026, Program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik memiliki kuota yang cukup besar. Untuk beasiswa stimulan jenjang S1 dialokasikan bagi 2.956 penerima, sementara jenjang SMA sebanyak 200 penerima.
Pemerintah daerah juga membuka program baru berupa beasiswa santri dengan kuota 3.500 penerima. Selain itu, tersedia beasiswa tematik untuk tenaga kesehatan yang mencakup dokter umum, dokter spesialis, perawat, dan bidan, serta beasiswa bagi 150 mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ).
Dengan kuota tersebut, total penerima yang disiapkan pemerintah daerah mencapai lebih dari 6.800 orang dari berbagai kategori pendidikan dan profesi.
Fathul mengungkapkan minat masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Hingga saat ini jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 7.000 orang.
Namun, tidak seluruh kuota langsung terpenuhi. Beberapa formasi beasiswa tematik bidang kesehatan masih kekurangan pendaftar, terutama untuk dokter umum dan beberapa dokter spesialis yang kebutuhannya disesuaikan dengan usulan Dinas Kesehatan Kukar.
“Pendaftarnya sekitar 7.000 orang. Yang masih belum terpenuhi adalah beberapa formasi beasiswa tematik bidang kesehatan, terutama untuk dokter umum dan beberapa dokter spesialis, karena kuotanya disesuaikan dengan kebutuhan dari Dinas Kesehatan,” jelasnya.
Kepastian tidak adanya pengurangan anggaran ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik tetap dipertahankan sebagai salah satu instrumen utama peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kutai Kartanegara. Pemerintah daerah kini berpacu menyelesaikan proses verifikasi agar ribuan penerima dapat segera memperoleh kepastian dan manfaat beasiswa pada tahun anggaran 2026. (moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co