PROKAL.CO, TENGGARONG – Kobaran api melahap empat rumah di Gang 9 Jalan KH Akhmad Mukhsin, RT 14, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.
Tiga rumah lainnya turut terdampak dalam kebakaran tersebut. Tidak ada korban jiwa, meski beberapa warga sempat pingsan dan harus dipapah karena kaget saat kejadian.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Petugas menghadapi kondisi yang cukup sulit karena lokasi kebakaran berada di bagian dalam permukiman dengan akses sempit sehingga unit pemadam tidak dapat masuk ke titik api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar Fida Hurasani mengatakan kendala lain datang dari pasokan air. Air dari Sungai Mahakam sedang surut sehingga pasokan tidak maksimal untuk menjangkau titik kebakaran.
“Kesulitan kita memang tadi saya rasakan sekali, terutama terkait pasokan air. Sempat macet karena pasokan air dari Mahakam surut dan posisinya cukup jauh ke bawah,” kata pria yang akrab disapa Afe’ ini.
Kondisi tersebut diperparah angin yang cukup kencang. Petugas akhirnya melakukan blocking untuk mencegah api meluas ke bangunan lain.
“Pasokan air yang kita miliki tadi tidak maksimal sampai ke titik kebakaran, sehingga kita hanya bisa melakukan blocking,” ujarnya.
Sebanyak delapan unit dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Satu unit tetap disiagakan di kawasan Patimura.
Kondisi kemarau, disertai angin dan surutnya air Mahakam menjadi tantangan tambahan bagi petugas dalam penanganan kebakaran. Selain persoalan sumber air, posisi bangunan yang berada di belakang jalan utama membuat akses menuju lokasi api menjadi terbatas.
“Pada intinya, kejadian ini termasuk cukup sulit karena lokasinya berada di bagian dalam dan aksesnya cukup sempit. Kebakaran tidak terjadi di pinggir jalan, tetapi berada agak ke belakang,” jelasnya.
Padahal, terdapat akses di bagian tengah permukiman yang dinilai cukup strategis untuk mendekati lokasi. Namun, ukuran akses tersebut tidak memungkinkan unit pemadam masuk.
“Sebenarnya ada akses yang strategis di tengah-tengah, tetapi unit kita tidak bisa masuk. Itu menjadi tantangan kita hari ini,” tegasnya.
Terkait penyebab kebakaran, Afe’ mengatakan belum ada kepastian. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar sehingga penyebab awal belum dapat dipastikan.
“Nanti biarkan petugas yang berwajib melakukan olah TKP dan seperti apa hasilnya,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Beberapa warga sempat mengalami kondisi lemas atau pingsan akibat terkejut, namun Afe’ menyebut kondisinya tidak mengkhawatirkan.
“Tadi informasinya ada yang pingsan, mungkin karena kaget. Ada sekitar tiga orang yang sempat dipapah, tetapi kondisinya tidak terlalu mengkhawatirkan,” pungkasnya. (moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co