PROKAL.CO, TENGGARONG – Ratusan warga bergerak di Desa Bila Talang, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (8/8/2026). Massa mendesak aparat penegak hukum segera memberikan kejelasan terkait insiden yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia.
Aksi tersebut diwarnai pembakaran sebuah rumah di wilayah Desa Bila Talang. Peristiwa itu terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial, memperlihatkan kerumunan warga di sekitar rumah yang terbakar.
Dalam rekaman tersebut, sejumlah warga juga terlihat membawa senjata tajam. Massa disebut turut mendatangi sejumlah lokasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah menjadi perhatian warga.
Camat Tabang Asmi Riyandi Elvandar membenarkan adanya aksi massa tersebut. Ia mengatakan warga meminta proses hukum terhadap perkara yang menyebabkan korban meninggal segera dilakukan.
Beberapa waktu lalu terjadi insiden yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Setelah ditelusuri, dalam insiden itu ada dugaan pengeroyokan oleh sejumlah orang hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
"Para warga ini meminta kejelasan terkait adanya insiden itu,” ujar Elvandar.
Elvandar mengungkapkan, insiden tersebut melibatkan sejumlah anak muda dan terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 WITA. Rumah yang dibakar massa berada di wilayah Bila Talang dan disebut berada tepat di depan lokasi kejadian sebelumnya.
“Yang terlibat insiden itu anak muda. Untuk rumah yang dibakar itu di wilayah Bila Talang, pas di depannya TKP, memang itu wilayah tempat anak-anak muda sering ngumpul,” jelasnya.
Elvandar mengatakan proses penyelidikan terhadap insiden tersebut masih berjalan. Aparat sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara nama-nama yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut mulai muncul setelah proses itu.
“Saya kurang paham ya pelakunya ini apakah sudah diproses, karena kan baru proses penyelidikan. Kemarin itu baru selesai hasil olah TKP, makanya setelah itulah mencuat nama-nama yang diduga bagian dari pelaku itu,” ungkapnya.
Kondisi tersebut kemudian menjadi tuntutan warga agar perkara segera masuk ke proses hukum. Menurut Elvandar, massa akan bergerak ke Polsek Tabang untuk menyampaikan tuntutan mereka.
“Yang diminta oleh para masyarakat itu untuk segera diproses hukumnya,” katanya.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti jumlah rumah maupun lokasi lain yang didatangi massa. Belum ada pula keterangan resmi kepolisian mengenai jumlah orang yang diamankan, status perkara, maupun perkembangan penyelidikan.
Situasi keamanan di Tabang dan penanganan perkara tersebut masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian terkait aksi massa dan perkara yang menjadi pemicunya. (moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co