PROKAL.CO, TENGGARONG – Pelajar Kutai Kartanegara (Kukar) tak perlu selalu melihat jauh ke luar daerah untuk mencari kampus dengan pilihan pendidikan lengkap. Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menawarkan jalur pendidikan mulai sarjana hingga doktoral dengan program studi keislaman maupun bidang umum.
Pilihan tersebut diperkenalkan langsung UINSI dalam Campus Fair 2026 Kukar di Simpang Odah Etam, Kelurahan Panji, Tenggarong, Sabtu (8/8/2026) malam. Kegiatan perdana yang berlangsung hingga Minggu (9/8/2026) itu mempertemukan pelajar dengan puluhan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi UINSI, Campus Fair menjadi kesempatan untuk mendekatkan informasi kampus kepada calon mahasiswa Kukar. Apalagi, nama kampus tersebut memiliki keterkaitan erat dengan sejarah daerah karena diambil dari nama Sultan Aji Muhammad Idris dari Kesultanan Kutai Kartanegara.
Kepala Pusat Informasi dan Seleksi PMB UINSI Samarinda Dr. Muhammad Ridho, M.Pd mengatakan Campus Fair memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk bertemu langsung dengan calon mahasiswa.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan Campus Fair ini karena menjadi wadah bagi kampus untuk bertemu langsung dengan calon mahasiswa, termasuk para siswa yang mengikuti kegiatan ini,” kata Ridho.
Nama UINSI Samarinda diambil dari Sultan Aji Muhammad Idris dari Kutai Kartanegara. Sultan tersebut memiliki posisi penting dalam sejarah Kesultanan Kutai Kartanegara, termasuk dalam penggunaan nama Muhammad sebagai nama keislaman. Beliau juga memperoleh gelar Pahlawan Nasional, pertama asal Kalimantan Timur (Kaltim).
“UINSI Samarinda sendiri diambil dari nama Sultan Aji Muhammad Idris dari Kutai Kartanegara. Beliau merupakan sultan pertama yang menyematkan nama Muhammad sebagai nama keislaman di Kesultanan Kutai Kartanegara,” jelasnya.
Keterkaitan sejarah itu menjadi salah satu alasan UINSI ingin lebih dikenal oleh pelajar Kukar. Namun, pilihan pendidikan yang ditawarkan kampus tidak terbatas pada bidang keislaman.
Pada jenjang sarjana, UINSI memiliki empat fakultas dengan beragam program studi. Selain bidang seperti ekonomi dan bisnis Islam serta syariah, kampus tersebut juga membuka sejumlah program studi umum. “Yang perlu diketahui, program studi di UINSI Samarinda tidak hanya bidang keislaman. Kami juga memiliki program studi umum, seperti Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Lingkungan, Biologi, dan Matematika,” ungkap Ridho.
Pilihan pendidikan itu berlanjut hingga jenjang pascasarjana. UINSI juga menyediakan program magister atau S2 dan doktor atau S3, sehingga mahasiswa memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dalam satu lingkungan akademik hingga jenjang tertinggi. Untuk program doktoral, UINSI memiliki bidang Studi Islam, Pendidikan Agama Islam, dan Manajemen. Pilihan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus menyediakan jalur pendidikan yang lebih lengkap bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Ridho pun mengajak pelajar Kukar mempertimbangkan UINSI sebagai salah satu pilihan ketika melanjutkan pendidikan setelah SMA. Menurutnya, kampus tersebut tidak hanya menyiapkan mahasiswa dengan kemampuan keagamaan, tetapi juga kompetensi yang dapat diterapkan di dunia kerja dan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Kutai Kartanegara, untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar UINSI Samarinda,” ujarnya.
UINSI Samarinda tidak hanya mencetak pribadi yang memiliki kemampuan keagamaan, tetapi juga generasi unggul yang nantinya dapat berkontribusi di dunia kerja maupun di tengah masyarakat secara utuh. Campus Fair 2026 Kukar menjadi ruang bagi pelajar untuk membandingkan pilihan pendidikan sebelum menentukan kampus. Kehadiran UINSI juga memperlihatkan bahwa kampus yang tumbuh di Kalimantan Timur memiliki pilihan pendidikan yang dapat menjadi alternatif bagi generasi muda Kukar untuk membangun masa depan tanpa harus selalu meninggalkan daerah sejak awal. (moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co