PROKAL.CO, TENGGARONG – Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai terisi. Sebanyak 15 pejabat dilantik untuk mengisi posisi pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas, Jumat (21/8/2026).
Pelantikan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, dan dihadiri Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dari 15 pejabat tersebut, sembilan merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama yang akan memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Lima lainnya pejabat administrator dan satu pejabat pengawas.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pengisian jabatan menjadi bagian penting untuk memastikan organisasi pemerintahan berjalan sesuai kebutuhan.
“Ini merupakan bagian dari proses seleksi yang kita menggunakan proses manajemen talenta, di mana ini merupakan kali yang kedua,” kata Aulia.
Aulia mengatakan, pengisian jabatan dilakukan secara bertahap melalui proses seleksi dan manajemen talenta. Sebelumnya, Pemkab Kukar telah mengisi jabatan Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Aji Muhammad Parikesit.
“Kemarin kita sudah melaksanakan untuk Kepala Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Parikesit. Nah, sekarang ini yang kedua dan akan menyusul pejabat-pejabat yang lainnya,” ujarnya.
Aulia menyebut masih terdapat sejumlah jabatan kepala dinas yang belum terisi. Ia memastikan proses pengisian akan terus berjalan untuk melengkapi struktur organisasi pemerintahan.
“Teman-teman banyak yang bertanya kapan diisi pejabat yang kosong. Ini tetap berproses sehingga kita bisa mengisi kelengkapan organisasi ini sesuai dengan proporsinya,” tegasnya.
Dalam pelantikan kali ini, sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama ditempatkan di sejumlah OPD strategis. Mereka yakni Ananias sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, M. Aidil sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Muhammad Rifani sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan.
Selanjutnya, Dendy Irwan Fahriza dipercaya memimpin Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja. Muhammad Reza menjadi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, sementara Syahliansyah menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Rendra Abadi dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Syarifah Vanessa Filna menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Aulia meminta pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan arah pembangunan Kukar melalui visi Kukar Idaman Terbaik.
“Sebagaimana yang kami sampaikan tadi, teman-teman bisa cepat menyesuaikan diri dengan Kukar Idaman Terbaik yang merupakan visi besar kita. Tujuh belas program dedikasi itu kan sudah kita bagi habis di seluruh organisasi perangkat daerah,” jelasnya.
Ia menekankan, pejabat yang baru dilantik memiliki tanggung jawab untuk memastikan program pemerintah dapat dirasakan masyarakat.
“Tidak terkecuali sembilan perangkat daerah yang kita lantik, sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama yang kita lantik pada hari ini, sehingga Kukar Idaman Terbaik tetap dan selalu bisa dirasakan oleh keluarga masyarakat,” sambung Aulia.
Sementara itu, lima pejabat administrator yang dilantik yakni Burhanuddin sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ratna Yulianti Atma sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Ismail sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Muhammad Syamsu Rizal sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, serta Syahid S. Fathullah sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan pada Disdukcapil Kukar.
Satu pejabat pengawas yang dilantik adalah Ariadi sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pengisian jabatan tersebut menjadi bagian dari tahapan penataan organisasi Pemkab Kukar. Aulia memastikan proses serupa masih akan berlanjut untuk mengisi posisi yang belum terisi sehingga struktur pemerintahan dapat bekerja secara lebih optimal. (moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co