Kabut Asap, Triton dan Truk Hino Adu Banteng di Jembatan Martadipura

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 14:46 WIB
Laka lantas antar truk dan triton di Jembatan Martadipura, Kota Bangun (Istimewa)
Laka lantas antar truk dan triton di Jembatan Martadipura, Kota Bangun (Istimewa

PROKAL.CO, TENGGARONG – Kabut asap menyelimuti kawasan Jembatan Martadipura, Jalan Poros Tenggarong–Tabang, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kamis (17/9/2026) pagi.

Di tengah kondisi tersebut, Mitsubishi Strada Triton dan truk Hino terlibat kecelakaan hingga tiga orang mengalami luka-luka.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.20 WITA di wilayah hukum Polsek Kota Bangun, Polres Kukar. Benturan terjadi setelah kedua kendaraan datang dari arah berlawanan.

Dari video yang beredar saat awal tabrakan, kedua kendaraan rusak parah bagian depan. Sehingga menghalangi jalan, juga sepeda maupun sembako terhambur di jalanan.

Kasat Lantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli mengatakan, berdasarkan informasi awal di lapangan, Triton bergerak dari arah Kota Bangun menuju Jembatan Martadipura. Kendaraan tersebut diduga melakukan manuver melambung hingga melewati marka jalan.

"Pada saat bersamaan, truk Hino melaju dari arah berlawanan. Kedua kendaraan kemudian bertabrakan," jelas Fandoli.

Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang menjadi korban. Dua orang mengalami luka berat, sedangkan satu lainnya mengalami luka ringan.
Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di RS Gerbang Dayaku Kota Bangun.

Petugas kepolisian masih melakukan penanganan dan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui secara pasti rangkaian kecelakaan tersebut.

Di tengah kondisi kabut asap yang dapat mengganggu jarak pandang, Ahmad mengimbau pengendara meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan.

Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan memastikan kondisi kendaraan aman sebelum melanjutkan perjalanan. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri seperti masker dan helm lengkap juga perlu diperhatikan.

“Pengendara juga kami imbau menyalakan lampu utama kendaraan agar lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain,” kata Fandoli. (moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara