Arus Lalu Lintas Diprediksi Padat, Dishub Kukar Siagakan Tim Reaksi Cepat Saat Erau

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 23:56 WIB
Junaidi
Junaidi


PROKAL.CO, TENGGARONG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan rekayasa lalu lintas bersama Satlantas Polres Kukar untuk mendukung kelancaran pembukaan Erau Adat Kutai 2026.

Selain pengaturan arus kendaraan, personel Dishub juga disiapkan untuk pengamanan dan pengelolaan parkir selama kegiatan berlangsung.

Kepala Dishub Kukar Ahmad Junaidi mengatakan, dukungan terutama difokuskan pada rangkaian kegiatan berskala besar, termasuk pembukaan Erau.

“Untuk pembukaan Erau itu kami bersama dengan Satlantas Polres Kutai Kartanegara melakukan rekayasa lalu lintas, pengaturan serta pengamanan dan pengelolaan parkir,” kata Junaidi, Jumat (19/9/2026) kemarin.

Ia mengatakan, personel Dishub akan berada di sejumlah titik bersama Satlantas untuk membantu kelancaran arus kendaraan. Sementara detail ruas jalan yang akan ditutup masih dalam tahap finalisasi bersama kepolisian.

“Untuk lokasi-lokasinya nanti akan kami sampaikan, tapi pada intinya kami bersama dengan Satlantas itu ada di lapangan untuk membantu kelancaran lalu lintas,” ujarnya.

Dari sisi personel, Dishub menerapkan sistem piket untuk mendukung pengaturan selama kegiatan. Sekitar 20 personel disiapkan untuk pengaturan lalu lintas, sementara sekitar 18 personel lainnya menangani pengaturan parkir.

Dishub juga menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) sebanyak enam orang per hari. Tim tersebut bertugas merespons insiden atau persoalan yang membutuhkan penanganan langsung di lapangan.

“Untuk TRC sendiri, Tim Reaksi Cepat, per hari itu ada enam orang. Jadi TRC ini nanti tugas dan fungsinya ketika ada insiden atau ada permasalahan di lapangan. Kawan-kawan ini yang langsung ke lokasi,” jelas Junaidi.

Kesiapsiagaan tersebut dinilai penting karena kondisi arus lalu lintas menuju dan dari Tenggarong turut dipengaruhi adanya gangguan pada sejumlah akses jalan.

Junaidi menyebut putusnya akses jalan di Loa Janan dan Jembayan membuat arus kendaraan meningkat, khususnya di kawasan jembatan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan antrean panjang apabila terjadi kemacetan maupun kendaraan mogok.

“Apalagi sekarang dengan putusnya jalan di Loa Janan dan Jembayan, arus lalu lintas semakin meningkat, khususnya di jembatan. Ada kemacetan atau kendaraan mogok di jembatan, pasti panjang sekali antreannya,” katanya.

Dalam kondisi tersebut, TRC Dishub akan berkoordinasi dengan personel Polres Kukar untuk mempercepat penanganan gangguan lalu lintas.

Junaidi menegaskan Dishub siap mendukung pelaksanaan Erau sekaligus merespons persoalan yang muncul selama kegiatan.

“Intinya, kami sangat mendukung pelaksanaan Erau ini dan men-support, menjaga supaya kelancaran lalu lintas ini tetap terjalin,” ujarnya.

“Kalaupun nanti ada kendala-kendala di lapangan, baik secara langsung ataupun ada pengaduan masyarakat, nanti kami siap untuk menanganinya,” pungkasnya. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara