Perkuat UMKM Lokal, Aulia Rahman Basri Launching Arbizz Space dan KukarGo

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 19:33 WIB
Launching Arbizz Space dan Aplikasi KukarGo (Elmo/Prokal.co)
Launching Arbizz Space dan Aplikasi KukarGo (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Pujasera Tenggarong kini punya wajah baru. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan Arbizz Space sekaligus aplikasi KukarGo, Sabtu malam (3/10/2026), dengan sasaran utama memperkuat aktivitas UMKM sekaligus membuka ruang rekreasi dan budaya bagi masyarakat.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, Arbizz Space disiapkan sebagai ruang bagi pelaku UMKM Kukar. Dari 58 tenant yang disediakan, seluruhnya telah terisi.

“Kita bangun atau kita persembahkan untuk UMKM yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Alhamdulillah, tenant yang kita siapkan di sini sebanyak 58 tenant sudah penuh semua,” kata Aulia.

Tak hanya pelaku usaha dari Tenggarong, sejumlah tenant juga diisi penjual dari kecamatan lain, termasuk Kembang Janggut. Kondisi itu dinilai menunjukkan Arbizz Space mulai menjadi ruang yang mempertemukan pelaku usaha dari berbagai wilayah Kukar.

Launching Arbizz Space dan Aplikasi KukarGo (Elmo/Prokal.co)
Launching Arbizz Space dan Aplikasi KukarGo (Elmo/Prokal.co)

Aulia berharap keramaian di kawasan tersebut dapat dipertahankan setiap sore dan malam. Dengan begitu, aktivitas pengunjung diharapkan ikut berdampak pada peningkatan pendapatan UMKM.

“Kita harapkan suasana ramainya Arbizz Space ini bisa kita jaga di setiap malamnya atau di setiap sorenya, sehingga ini akan meningkatkan pendapatan UMKM yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Nama Arbizz Space sendiri merupakan akronim dari Aktivasi, Rekreasi, Budaya dan Bisnis. Konsep itu ingin menjadikan kawasan tersebut bukan sekadar tempat berjualan, tetapi ruang berkumpul masyarakat yang memadukan aktivitas ekonomi dengan rekreasi dan kebudayaan.

Aulia mengatakan, ke depan panggung di kawasan tersebut akan diisi berbagai pertunjukan budaya, termasuk tari-tarian. Aktivitas itu diharapkan semakin memperkaya fungsi Arbizz Space sebagai ruang publik.

“Kita berharap Arbizz Space ini betul-betul menjadi space untuk hub-nya orang, hub-nya warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara untuk kegiatan rekreasi, budaya, dan bisnis,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Pemkab Kukar juga meluncurkan KukarGo. Aplikasi tersebut disiapkan sebagai platform milik pemerintah daerah untuk menghubungkan penjual dan pembeli.

Menurut Aulia, salah satu keunggulan yang ditawarkan KukarGo adalah layanan gratis bagi pelaku usaha. Penjual tidak dikenakan potongan dari transaksi melalui platform tersebut.

“Yang pasti KukarGo ini gratis. Tidak ada potongan kepada para penjual,” tegasnya.

Peluncuran KukarGo juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar membangun platform sendiri. Selama ini, kata Aulia, pemerintah daerah masih banyak menggunakan WhatsApp sebagai penghubung antara penjual dan pembeli.

Ke depan, Pemkab Kukar ingin menyempurnakan KukarGo sebagai hub perdagangan sekaligus mengembangkan sistem pembayaran sendiri. Untuk kebutuhan tersebut, pemerintah daerah telah membuka komunikasi dengan Bankaltimtara.

“Tadi kami sudah menyampaikan kepada Bankaltimtara, semoga Bankaltimtara bisa bekerja sama dengan kami untuk mengembangkan payment untuk KukarGo ini sendiri,” katanya.

Peluncuran Arbizz Space dan KukarGo digelar dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM Nasional ke-10. Keduanya diarahkan untuk memperkuat ekosistem UMKM Kukar, baik melalui ruang usaha fisik maupun dukungan platform digital. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara