TNI dan Rakyat Dinilai Tak Terpisahkan, DPRD Kukar Dorong Kolaborasi Pembangunan

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 21:03 WIB
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani dan Dandim Letkol Arm Benny Budiman dalam rangka HUT ke-81 TNI (Elmo/Prokal.co)
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani dan Dandim Letkol Arm Benny Budiman dalam rangka HUT ke-81 TNI (Elmo/Prokal.co)


PROKAL.CO, TENGGARONG – Pembangunan di Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai tidak hanya bertumpu pada pemerintah dan kontraktor. Kehadiran TNI yang terlibat langsung dalam pekerjaan kerakyatan, mulai dari jalan usaha tani, pengairan hingga jembatan, disebut memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua DPRD Kukar menilai pola kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk kedekatan TNI dengan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan TNI membuat sejumlah kebutuhan dasar masyarakat dapat dikerjakan secara bergotong royong bersama pemerintah dan warga.

“Selama ini masyarakat kita terbantu, pemerintah juga terbantu karena kolaborasi program pemerintah antara TNI dan masyarakat termasuk pemerintah kabupaten sebenarnya,” katanya dalam kunjungan silaturahmi Bupati dan Forkopimda Kukar ke Makodim 0906/KKR, Senin (5/10/2026).

Ia mencontohkan pembangunan jalan usaha tani, pengembangan pengairan dan pembangunan jembatan. Pekerjaan tersebut dinilai bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga mempertemukan TNI dengan masyarakat melalui kegiatan gotong royong.

“Misalnya dengan membangun jalan usaha tani, mengembangkan pengairan, jembatan dan seterusnya yang memang selama ini itu dianggap biasa-biasa saja. Tetapi ketika TNI turun, masyarakat ikut bergotong royong,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan tersebut menunjukkan kerja-kerja kerakyatan tidak dapat dipisahkan dari hubungan TNI dengan masyarakat. Kehadiran personel TNI di tengah warga juga dinilai memberikan rasa terbantu dan terayomi.

“Tidak bisa dipisahkan antara TNI dan tentu kerja-kerja kerakyatan. Sehingga ini sama-sama, sehingga dengan adanya program-program itu, masyarakat merasa terbantu dan merasa terayomi,” katanya.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus dilanjutkan, termasuk dalam mendukung program pembangunan Kukar. Sinergi tidak hanya diperlukan pada sektor pertanian, tetapi juga dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum.

“Kita kuatkan kerja-kerja membangun daerah tersusun program Kukar Idaman Terbaik bersama TNI,” tegasnya.

Dalam momentum HUT ke-81 TNI 2026, ia juga menyampaikan apresiasi atas peran TNI selama ini di Kukar. Menurutnya, TNI hadir bersama masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan, sekaligus membantu pemerintah daerah menjalankan pembangunan.

“Kerja-kerja TNI selama ini kita juga sangat bersyukur di Kutai Kartanegara karena bersama rakyat dalam suka dan duka. Problem-problem yang selama ini dihadapi masyarakat Kutai Kartanegara dengan kehadiran TNI itu sangat membantu dan tentu sangat mengayomi,” ungkapnya.

Karena itu, DPRD Kukar berkomitmen memperkuat sinergi dengan TNI dan masyarakat dalam pembangunan daerah. Ia menilai semangat tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 TNI, “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, terkhusus kami DPRD, bersama-sama membangun bangsa, membangun Kutai Kartanegara, memperkuat sinergi antara TNI dan DPRD,” pungkasnya. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara