Sekolah Rakyat Muara Badak Disiapkan untuk Warga Desil 1–4, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2027

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:34 WIB
Sekda Kukar Sunggono (Elmo/Prokal.co)
Sekda Kukar Sunggono (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), mulai berjalan. Pembersihan lahan atau land clearing telah dilakukan, sedangkan proses dokumennya kini berada di Kementerian Sosial (Kemensos).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan, lahan yang disiapkan untuk pembangunan sekolah tersebut juga mengalami perluasan. Dari semula sekitar 5 hektare, kini luasnya bertambah menjadi lebih dari 7 hektare.

“Secara dokumen, saat ini prosesnya sudah berada di Kementerian Sosial. Sementara itu, secara fisik di lapangan sudah dilakukan land clearing atau pembersihan lahan,” kata Sunggono saat diwawancarai di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Tenggarong, Sabtu (17/10/2026).

Saat ini, Sunggono berharap pembangunan Sekolah Rakyat tersebut dapat dimulai pada 2027. Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada proses yang berjalan di tingkat kementerian.

“Awalnya, luas lahan yang disiapkan sekitar 5 hektare, kemudian bertambah menjadi lebih dari 7 hektare. Lokasinya berada di Kecamatan Muara Badak. Kita berharap, mudah-mudahan tahun depan pembangunan Sekolah Rakyat sudah bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Selain menyiapkan lokasi dan dokumen, sasaran calon siswa juga telah mengacu pada kriteria sosial ekonomi yang ditetapkan. Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga 4.

Sunggono menjelaskan, calon siswa yang masuk dalam kelompok tersebut berpeluang memenuhi kriteria untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Terkait calon siswa, sasaran Sekolah Rakyat adalah masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 sampai 4. Sepanjang calon siswa tersebut masuk dalam kategori desil 1 hingga 4, insyaallah mereka memenuhi kriteria untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat,” tutupnya. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara