Tinjau Korban Kebakaran Loa Ipuh, Bupati Kukar Siapkan Penanganan Bertahap

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:41 WIB
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meninjau lokasi kebakaran Loa Ipuh, Tenggarong (Elmo/Prokal.co)
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meninjau lokasi kebakaran Loa Ipuh, Tenggarong (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan penanganan bertahap bagi warga terdampak kebakaran di Gang Karya, Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong. Langkah tersebut mencakup pemulihan aktivitas sehari-hari korban hingga rencana penataan dan pembangunan kembali kawasan terdampak sesuai ketentuan.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meninjau lokasi kebakaran dan posko korban sekaligus bersilaturahmi serta menyerahkan bantuan sembako kepada warga, Minggu (18/10/2026). Kebakaran yang terjadi pada awal pekan tersebut menghanguskan 11 rumah dan berdampak pada 15 kepala keluarga (KK). Tiga orang, terdiri dari seorang ayah dan dua anaknya, meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Aulia mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan pemerintah daerah hadir membantu meringankan beban mereka setelah musibah.

“Pemerintah daerah hadir di sini untuk meringankan beban warga yang terkena musibah kebakaran ini, melihat langsung situasi dan kondisi yang ada, serta merencanakan langkah-langkah agar ketika terjadi musibah seperti ini, penanganannya bisa lebih cepat lagi,” ujarnya.

Menurut Aulia, penanganan korban akan dibagi menjadi jangka pendek, menengah, dan panjang. Untuk tahap awal, pemerintah berupaya memulihkan kondisi warga agar kebutuhan dan aktivitas sehari-hari mereka tetap terpenuhi.

“Jangka pendeknya, kita berusaha melakukan pemulihan dan memastikan kegiatan sehari-hari para korban tidak terhalang. Mereka tetap bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Ia menyebut organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah menjalankan langkah-langkah penanganan sesuai tugas masing-masing. Pemerintah daerah juga berdiskusi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk membahas langkah yang perlu dilakukan agar kejadian serupa dapat dicegah.

Sementara itu, penanganan jangka menengah dan panjang akan diarahkan pada penataan kawasan serta pembangunan kembali dengan mengikuti ketentuan yang berlaku. Dukungan pemerintah daerah, termasuk bantuan dan pembiayaan, akan disesuaikan dengan kewenangan yang dimiliki.

“Untuk jangka menengah dan jangka panjang, kita akan melakukan proses penataan dan membangun kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk bantuan dan pembiayaan yang bisa diberikan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sesuai kewenangan yang kita miliki,” jelasnya.

Aulia berharap penanganan pascakebakaran dapat membantu warga melewati masa pemulihan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mempercepat respons pemerintah apabila terjadi musibah serupa di kemudian hari. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara