PROKAL.CO, TENGGARONG – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dijadwalkan segera melaksanakan reses kedua pada 2026 untuk menyerap aspirasi masyarakat yang akan menjadi bahan penyusunan program tahun anggaran 2027. Pelaksanaannya diperkirakan berlangsung pada minggu ketiga Oktober atau minggu pertama November 2026, menyesuaikan proses penetapan anggaran daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kukar Lukman mengatakan, jadwal reses masih dikoordinasikan dengan proses penyusunan anggaran murni 2027. Penetapan anggaran tersebut diperkirakan berlangsung pada November 2026.
“Untuk kegiatan anggota DPRD, anggaran murni 2027 masih dalam proses. Kemungkinan akhir Oktober atau November sudah bisa kita tetapkan. Di situlah nanti kita kaitkan dengan jadwal reses anggota DPRD karena kegiatan itu memang penting,” ujar Lukman.
Ia menjelaskan, reses merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi anggota DPRD untuk menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Dalam satu tahun, kegiatan reses dilaksanakan sebanyak tiga kali.
Karena itu, reses kedua pada 2026 menjadi salah satu kesempatan bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan dan usulan warga, yang selanjutnya dapat menjadi bahan pembahasan program pembangunan daerah pada tahun berikutnya.
Lukman menyebut, pelaksanaan reses masih mempertimbangkan kesesuaian jadwal dan ketersediaan anggaran. Jika belum memungkinkan digelar pada akhir Oktober 2026, kegiatan tersebut diperkirakan bergeser ke awal November 2026.
“Ini sudah reses yang kedua. Kita lihat kesesuaian dan ketersediaan anggaran. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan pada minggu ketiga Oktober atau minggu pertama November,” katanya.
Menurut dia, penetapan jadwal perlu disesuaikan dengan tahapan anggaran agar agenda anggota DPRD dapat terlaksana dengan baik. Kepastian waktu pelaksanaan akan mengikuti perkembangan proses penetapan anggaran murni 2027.
“Kalau tidak akhir Oktober, berarti awal November. Kita menyesuaikan karena anggaran murni 2027 masih berproses dan penetapannya nanti pada November,” tutupnya. (adv/moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co