Tak Ada Pengurangan Kuota, Beasiswa Kukar Idaman Terbaik Dibuka Februari 2027

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:12 WIB
Kabag Kesra Setkab Kukar Fathul Alamin (Elmo/Prokal.co)
Kabag Kesra Setkab Kukar Fathul Alamin (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Mahasiswa Kutai Kartanegara (Kukar) yang ingin mendapatkan beasiswa dari pemerintah daerah bakal memiliki kesempatan mendaftar lebih awal pada 2027. Pemkab Kukar merencanakan pembukaan pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik pada Februari, sebelum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka pendaftaran Beasiswa Gratispol pada Maret.

Perubahan jadwal ini menjadi salah satu evaluasi pelaksanaan beasiswa tahun 2026. Saat pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik dibuka pada April lalu, sejumlah mahasiswa terkendala karena telah terdata sebagai calon penerima Gratispol.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar Fathul Alamin menjelaskan, persoalan tersebut berkaitan dengan mekanisme pendataan calon penerima Gratispol. Pemprov Kaltim menggunakan data mahasiswa aktif di perguruan tinggi sebagai basis calon penerima, kemudian mahasiswa diminta melakukan konfirmasi ulang.

Akibatnya, mahasiswa yang hendak mendaftar beasiswa dari Pemkab Kukar berpotensi tertolak karena sudah dianggap sebagai calon penerima program provinsi tersebut.

“Ketika kita membuka pendaftaran beasiswa Kukar Idaman Terbaik pada April kemarin, banyak teman-teman yang tertolak karena sudah dianggap sebagai calon penerima Gratispol,” kata Fathul, Jumat (23/10/2026).

Untuk menghindari persoalan serupa, pemerintah kabupaten dan kota yang memiliki program beasiswa telah berkoordinasi mengenai pengaturan jadwal pendaftaran. Kesepakatannya, pendaftaran beasiswa daerah dibuka lebih dahulu dan ditutup sebelum Pemprov Kaltim memulai pendaftaran berikutnya.

“Untuk 2027, rencananya kita akan membuka pendaftaran pada Februari, karena pada Maret Pemprov akan membuka pendaftaran. Dengan begitu, semua teman-teman mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar, baik beasiswa stimulan maupun tematik,” ujarnya.

Fathul menegaskan, Pemkab Kukar juga berkomitmen mempertahankan kuota beasiswa pada 2027. Jumlah penerima minimal sama dengan tahun ini, tanpa pengurangan.

Di samping pembenahan jadwal pendaftaran, Pemkab Kukar akan memprioritaskan beasiswa tematik kesehatan. Program ini menyasar calon tenaga kesehatan, meliputi dokter umum, perawat, bidan, psikolog klinis, hingga dokter spesialis.

Dari 156 kuota yang disiapkan untuk tenaga kesehatan tahun ini, baru 32 orang yang terisi hingga wawancara dilakukan. Rendahnya keterisian tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memperluas sosialisasi pada tahun depan.

Padahal, beasiswa tematik kesehatan menawarkan pembiayaan penuh, mulai dari biaya kuliah semester pertama hingga semester kedelapan, biaya hidup, sampai uang saku. Penerima beasiswa juga langsung bekerja di tempat yang telah ditetapkan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Tahun depan kita akan lebih menggalakkan sosialisasi beasiswa tematik kesehatan karena program ini dibiayai penuh, mulai dari biaya kuliah semester satu sampai semester delapan, biaya hidup atau living cost, hingga uang saku. Setelah lulus, penerima beasiswa juga langsung bekerja di tempat yang sudah kita tetapkan,” jelasnya.

Bagian Kesra Setkab Kukar juga berencana menggelar rembuk bersama forum kemahasiswaan untuk merumuskan pola sosialisasi yang lebih efektif. Langkah ini diharapkan membuat informasi program beasiswa Kukar Idaman Terbaik menjangkau lebih banyak mahasiswa sekaligus memastikan program tersebut tepat sasaran. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara