Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Penantian 13 Tahun Tuntas, Jembatan Senilai Rp176 Miliar Akhirnya Bisa Digunakan

Redaksi Prokal • 2026-02-25 14:45:00

Jembatan Sungai Nibung.
Jembatan Sungai Nibung.


KUTAI TIMUR – Penantian panjang selama 13 tahun yang dirasakan masyarakat pesisir utara Kalimantan Timur akhirnya menemui titik terang. Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas'ud, secara resmi meresmikan Jembatan Sungai Nibung yang menghubungkan Desa Kadungan Jaya di Kecamatan Kaubun dan Desa Pelawan di Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, pada Selasa (24/2).

Infrastruktur megah senilai Rp176 miliar ini berdiri kokoh dengan bentang utama sepanjang 390 meter, serta dilengkapi jalan akses masing-masing sepanjang 135 meter dan 500 meter. Kehadirannya diproyeksikan menjadi jalur urat nadi strategis yang menghubungkan wilayah pesisir, termasuk memperlancar arus lalu lintas dari arah Berau hingga Kalimantan Utara.

Dalam sambutannya di lokasi peresmian, Gubernur yang akrab disapa Harum ini menekankan bahwa proyek ini memiliki nilai lebih dari sekadar beton dan aspal. “Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi jembatan harapan. Ia membuka akses pertumbuhan ekonomi, memperluas peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur di hadapan warga Desa Kadungan Jaya.

Perjalanan pembangunan jembatan ini memang tidaklah singkat. Sejak direncanakan belasan tahun silam, proyek ini sempat menghadapi berbagai tantangan berat, mulai dari kendala teknis, urusan administrasi, skema pembiayaan, hingga faktor cuaca yang sering menghambat pekerjaan di lapangan. Meski sempat mengalami keterlambatan dari target awal pada akhir 2024, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menyelesaikannya pada awal 2025 sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.

Kehadiran jembatan ini pun menjadi jawaban atas keluhan warga mengenai sulitnya mobilisasi antarwilayah selama ini. Dengan beroperasinya jalur ini, waktu tempuh dipastikan menjadi lebih efisien dan biaya distribusi barang serta jasa diharapkan semakin terjangkau bagi masyarakat kecil. Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus benar-benar menjawab kebutuhan rakyat dan tidak boleh dibiarkan mangkrak tanpa kepastian.

Gubernur Harum berharap, Jembatan Sungai Nibung akan menjadi titik awal bagi pertumbuhan ekonomi baru di wilayah utara Kalimantan Timur. Melalui konektivitas yang semakin baik, pemerataan pembangunan diharapkan tidak lagi hanya berpusat di perkotaan, tetapi juga merambah hingga ke desa-desa pesisir yang selama ini sulit dijangkau.(*)

Editor : Indra Zakaria