PROKAL.CO, Nama Ryu Kintaro mungkin belum familiar di telinga banyak orang, tapi di dunia digital, kehebatan bocah 10 tahun ini sudah jadi sorotan. Lantas siapa Ryu Kintaro? Ini profil dan rekam jejaknya.
Ryu Kintaro adalah seorang kreator konten dan pengusaha cilik asal Indonesia yang menjadi sorotan publik berkat kecakapan, semangat wirausaha, dan visinya yang luar biasa di usia muda.
Ryu popular di dunia digital karena sepak terjangnya di dunia bisnis dan kecakapannya media di sosial yang bikin banyak orang geleng kepala terkagum.
Profil Ryu Kintaro
Bocah hebat ini bernama lengkap Ryu Kintaro Sebastian. Ryu lahir pada 4 April 2015 yang saat ini tepat berusia 10 tahun.
Nama ayah Ryu Kintaro adalah Christopher Sebastian Iskandar yang merupakan pengusaha dan CEO Makko Group, yaitu usaha yang bergerak di bidang otomotif, Food & Beverage, dan refleksi.
Sementara nama ibu Ryu Kintaro sulit untuk ditemukan di mesin pencarian. Sang ibu jarang muncul di publik, namun sangat berperan di balik layar.
Ryu merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Ia menempuh Pendidikan di SD Santa Laurensia, Alam Sutera, Tangerang.
Sejak kecil, Ryu sudah ‘akrab’ dengan dunia bisnis. Sang ayah memang jadi pembimbing utama di balik semua langkah Ryu, termasuk saat dia mulai iseng bikin vlog umur lima tahun.
Awalnya, konten Ryu diproduksi bareng tim ayahnya. Tapi begitu menginjak usia tujuh, ia mulai serius; membuat tim sendiri dan mengelola konten dengan konsep yang lebih profesional.
Meski sibuk menjadi kreator konten dan pengusaha cilik, sekolah tetap jadi prioritas Ryu. Dalam salah satu podcast, ia mengatakan, sekolah sangat penting untuk Pelajaran, tahu cara berpikir dan bergaul dengan benar.
Rutinitas harian Ryu padat tapi tertata. Contohnya di hari Rabu, sepulang sekolah, dia sempatkan membuat konten 30 menit, lalu mandi, les Mandarin, Bahasa Inggris, dan matematika.
Semua aktivitas selesai sebelum malam, dan semua itu dijalani dengan jadwal yang dia susun sendiri.
Bisnis Ryu Kintaro
Usaha pertama Ryu Kintaro adalah ayam crispy dan susu sapi yang saat ini telah tutup karena gagal. Namun dari situ, ia belajar banyak. Muncul ide untuk membuat minuman jamu kekinian, yang akhirnya dikenal dengan nama Tjap Nyonya Kaya.
Konsepnya jamu Ryu Kintaro ini terbilang unik; memiliki cita rasa enak, tidak pahit, dan bisa dinikmati oleh kalangan muda.
Brand ini sekarang mempunyai dua outlet di Gading Serpong, Tangerang, dan berkembang cukup pesat.
Di balik layar, Ryu aktif dalam pembuatan konten promosi dan ikut membangun branding bisnisnya. Soal pengelolaan uang? Masih dibantu orang tua, karena dia sendiri belum bisa pegang rekening besar. Tapi urusan menggaji karyawan? Ryu sudah bisa.
Media Sosial Ryu Kintaro
Akun Instagram @ryu_kintaro diikuti oleh 1,1 juta pengikut dan followers TikTok Ryu Kintaro @ryu_kintaro tembus 2,5 juta pengikut.
Sebagai kreator konten aktif, ia memilih konten bervariasi; mulai edukasi finansial, motivasi, sampai eksperimen sosial.
Ryu sering diundang menjadi bintang tamu di berbagai podcast dan acara televisi. Di antaranya; Raditya Dika Show, Big Things Ahead, Kasisolusi, hingga Rumpi No Secret dan Brownis.
Salah satu pencapaian unik Ryu adalah membuat buku di usia 8 tahun. Ia menerbitkan e-book berjudul “Cara Mendapatkan 100 Juta Pertama di Usia 8 Tahun”.
Isinya bukan hanya tentang bisnis, tapi juga cerita pribadinya menemukan passion, belajar bikin konten yang aman untuk anak-anak, hingga bagaimana dia bisa tetap sekolah sambil tetap aktif berkarya.
Buku ini jadi salah satu bentuk motivasi bagi anak-anak lain bahwa jadi kreatif dan produktif bisa dimulai sejak dini, asal tahu caranya dan ada dukungan dari orang sekitar.
Prestasi Ryu Kintaro
Nama Ryu makin diperhitungkan ketika ia berhasil menyabet posisi runner-up di ajang South East Asia Young Entrepreneur X Factor 2025. Sebuah penghargaan yang tentu saja makin memperkuat reputasinya sebagai pengusaha cilik berbakat.
Ryu Kintaro Dibully
Sayangnya, sejumlah pencapaian Ryu tersebut tidak selalu diterima baik oleh publik. Tidak sedikit netizen yang justru merundung Ryu Kintaro.
Kenapa Ryu Kintaro dibully? Salah satu alasan Ryu jadi sasaran perundungan netizen karena latar belakang keluarganya yang tergolong sangat mapan.
Banyak yang menyoroti bahwa ayahnya, Christopher Sebastian, merupakan pengusaha sukses dengan sumber daya yang cukup untuk mendukung penuh perjalanan karier Ryu sejak dini.
Kondisi ini memunculkan anggapan bahwa Ryu tumbuh dalam lingkungan yang tidak bersentuhan langsung dengan kerasnya realita yang dihadapi mayoritas masyarakat.
Alhasil, publik menjadi kurang simpatik terhadap pesan-pesan motivasi yang ia bagikan, menganggapnya kurang relevan dan terasa “berjarak”.
Namun, privilege bukan satu-satunya faktor yang membuat Ryu menuai kritik. Fenomena perundungan yang ia alami juga mencerminkan kelelahan kolektif masyarakat terhadap figur-figur publik; baik influencer, tokoh pemerintah, maupun realitas sosial yang dirasa penuh ketimpangan. (*)
Editor : Redaksi Prokal