Rendaman biji-bijian tersebut kemudian direbus dan dicampur dengan kuah daging untuk menghasilkan tekstur seperti pasta.
Haleem biasanya disajikan di Pakistan, India, dan Bangladesh dengan variasi yang berisi buah-buahan dan kacang-kacangan kering.
Selain itu, dapat juga diberi taburan jeruk nipis, bawang bombay, hingga ketumbar segar.
2. Ramazan Pidesi (Turki)
Selama bulan Ramadhan di Turki, toko roti sibuk membuat roti pita yang dikenal dengan ramazan pidesi.
Makanan ini terbuat dari tepung terigu dengan ragi dan di atasnya diberi biji-bijian yang memiliki pola tenunan khas di atasnya.Ramazan pidesi secara tradisional disajikan untuk berbuka puasa dan sahur.
3. Aseeda (Yaman)
Menu aseeda menjadi lauk sederhana yang dinikmati oleh Arab selama bulan Ramadhan dan perayaan lainnya seperti Maulid.
Di Yaman, adonan tepung terigu yang lembut ini sangat umum dan biasanya disajikan dengan kaldu ayam yang dibumbui dan dimakan dengan tangan.Hidangan ini berasal dari Andalusia abad pertengahan.
4. Lapis Legit (Indonesia)
Lapis legit menjadi salah satu makanan penutup khas Indonesia saat bulan Ramadhan.
Roti ini merupakan salah satu warisan masa kolonial Belanda dengan bahan dan rasa yang terus berkembang.
Membutuhkan waktu yang lama untuk membuat lapis legit ini lantaran membutuhkan kurang lebih delapan belas lapis, belum lagi banyak mentega, gula, kuning telur, dan campuran bumbu kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan banyak lagi.
5. Fattoush (Lebanon)
Salad khas Timur Tengah ini dikemas dengan sayuran segar dan sisa roti pita.Fattoush memiliki banyak variasi resep, dengan vinaigrette delima sebagai salah satu saus yang populer.
6. Ful (Mesir)
Ful merupakan hidangan kuno yang populer di banyak belahan dunia berbahasa Arab.
Dibumbui bawang putih dan dimasak dengan tomat serta minyak zaitun, hidangan ini sering disajikan dengan roti pita saat sarapan.
7. Harira (Maroko)
Segala jenis sup merupakan makanan pembuka yang populer untuk hidangan berbuka puasa, seperti shorbat adas (sup miju-miju merah) di Mesir atau Lebanon dan harira Maroko.
8. Fruit Chaat (Asia Selatan)
Buah-buahan dan sayuran segar menjadi bagian penting dari banyak menu berbuka puasa, sebagai cara berbuka puasa yang ringan dan menyegarkan.
Dinikmati di Bangladesh, Pakistan, dan India, salad buah ini menjadi menu tradisi Ramadhan bagi banyak keluarga di Asia Selatan.