PROKAL.CO- Menjalani sebuah hubungan asmara memang indah, tetapi tidak semua perhatian dan kedekatan didasari oleh perasaan cinta yang tulus. Terkadang, seseorang bertahan hanya karena enggan sendirian atau demi status semata. Agar kamu tidak terjebak dalam hubungan yang semu, berikut adalah enam tanda cinta palsu yang perlu kamu waspadai:
1. Mereka Hanya Merasa Nyaman, Bukan Jatuh Cinta (They're Comfortable, Not in Love)
Ada perbedaan besar antara mencintai seseorang dan sekadar merasa nyaman dengan kehadiran mereka. Seseorang yang memberikan cinta palsu biasanya bertahan karena kamu memberikan rasa aman, bantuan finansial, atau karena mereka sudah terbiasa dengan rutinitas bersamamu. Hubungan ini terasa datar tanpa ada usaha untuk bertumbuh bersama, karena bagi mereka, kamu hanyalah sebuah zona nyaman, bukan orang yang benar-benar mereka inginkan.
2. Perhatian Mereka Dibagi ke Semua Orang (They Give Attention to Everyone)
Jika kamu merasa perlakuan manis, perhatian, dan gombalan yang mereka berikan kepadamu juga dengan mudahnya diberikan kepada orang lain, ini adalah lampu kuning. Seseorang yang tulus mencintaimu akan membuatmu merasa spesial dan memiliki batasan yang jelas dengan orang lain. Jika perhatian mereka terasa murah dan dibagikan secara obral ke semua orang, maka perasaan mereka kepadamu kemungkinan besar tidak seistimewa yang kamu kira.
3. Kamu Tidak Bisa Menjadi Diri Sendiri di Dekat Mereka (You Can't Be Yourself Around Them)
Cinta yang tulus adalah cinta yang membebaskanmu untuk melepas "topeng" dan menjadi dirimu apa adanya, lengkap dengan segala kekuranganmu. Sebaliknya, dalam hubungan yang palsu, kamu akan selalu merasa diadili, dituntut, atau takut salah. Kamu merasa harus terus-menerus berpura-under atau bersandiwara demi menyenangkan mereka agar mereka tidak pergi meninggalkanmu.
4. Mereka Tidak Pernah Antusias untuk Bertemu (They're Not Excited to See You)
Seseorang yang benar-benar jatuh cinta akan selalu menantikan momen kebersamaan, sekadar bertukar cerita atau bertatap muka langsung. Namun, jika pasanganmu selalu terlihat malas, penuh alasan saat diajak bertemu, atau justru sibuk dengan ponselnya sendiri saat sedang bersama, itu pertanda mereka tidak lagi menghargai kehadiranmu. Kamu tidak lagi menjadi prioritas yang memicu antusiasme mereka.
5. Kamu Merasa Selalu Mengejar Mereka (You Feel Like You're Always Chasing After Them)
Hubungan yang sehat adalah jalan dua arah yang membutuhkan kerja sama tim (teamwork). Jika selama ini hanya kamu yang selalu memulai percakapan, merencanakan kencan, meminta maaf duluan, dan berjuang mempertahankan hubungan, maka kamu sedang berjalan sendirian. Perasaan lelah karena selalu "mengejar" ini adalah bukti nyata bahwa mereka tidak mengimbangi investasimu dalam hubungan ini.
6. Sikap Mereka Berubah Drastis di Depan Orang Lain (They Act Differently Around Others)
Perhatikan bagaimana cara mereka memperlakukanmu saat berdua saja dibandingkan saat berada di tempat umum atau di depan teman-temannya. Jika mereka bisa bersikap sangat manis saat berdua tetapi tiba-tiba menjadi dingin, cuek, atau bahkan meremehkanmu di depan orang lain demi menjaga gengsi, itu adalah tanda bahwa mereka tidak tulus menghormatimu sebagai pasangan. (*)
Editor : Indra Zakaria