PROKAL.CO- Dalam dunia percintaan, menjadi pria yang selalu ada tidak selalu berarti kamu diprioritaskan. Banyak pria yang tanpa sadar terjebak dalam back-up plan atau opsi cadangan: kamu dipertahankan hanya untuk mengisi kekosongan, kesepian, atau kebutuhan sesaat sampai dia menemukan seseorang yang benar-benar dia inginkan.
Berikut adalah tanda-tanda jelas bahwa kamu hanya dijadikan pria cadangan (option), bukan prioritas (choice):
1. Dia Hanya Menghubungimu Saat Butuh atau Kesepian
Coba perhatikan pola komunikasinya. Apakah dia mencari kamu saat hari-harinya menyenangkan dan dia sedang bahagia? Atau dia hanya muncul saat butuh bantuan, butuh teman curhat saat sedih, butuh tebangan, atau saat teman-temannya yang lain sedang sibuk? Jika interaksi selalu didasari oleh kebutuhan/keuntungannya semata, kamu adalah cadangan.
2. Rencana Bertemu Selalu Bersifat Last-Minute atau Serba Mendadak
Dia jarang (atau tidak mau) membuat rencana kencan dari jauh-jauh hari darimu. Sebaliknya, dia sering mengajakmu keluar secara mendadak di menit-menit terakhir (last minute). Ini biasanya terjadi karena rencananya dengan orang lain (atau prioritas utamanya) batal, sehingga dia berpaling padamu agar tidak sendirian.
3. Komunikasi yang Tidak Konsisten (Hot and Cold)
Hari ini dia bisa sangat manis, membalas pesan dengan cepat, dan membuatmu merasa spesial. Namun, beberapa hari berikutnya dia bisa menghilang tanpa kabar (slow respon atau ghosting) dan bersikap dingin. Pola hangat-dingin ini terjadi tergantung pada ada atau tidaknya opsi lain yang sedang mengisi harinya.
4. Hubungan Dirahasiakan dan Tidak Pernah Masuk ke Dunianya
Dia tidak pernah mengenalkanmu kepada teman-teman dekatnya, apalagi keluarganya. Di media sosial pun, kehadiranmu sama sekali tidak pernah diabadikan atau diakui. Dia sengaja menjaga statusmu tetap "tak terlihat" di depan publik agar dia tetap terlihat single dan tidak menutup peluang bagi pria lain.
5. Selalu Ada Alasan untuk Menunda Komitmen
Saat kamu mencoba membahas arah hubungan atau menegaskan status, dia selalu menghindar dengan alasan klasik: "Aku belum siap pacaran," "Aku masih trauma sama masa lalu," atau "Kita jalani dulu aja ya." Namun, anehnya dia tetap ingin kamu memberikan perlakuan layaknya seorang kekasih (girlfriend treatment) tanpa mau memberikan ikatan resmi.
6. Kamu yang Selalu Mengeluarkan Effort Lebih Banyak
Hubungan terasa sangat sepihak (one-sided). Kamu yang selalu memulai percakapan, kamu yang selalu menyesuaikan jadwal demi dia, dan kamu yang selalu berusaha menyenangkan hatinya. Begitu kamu berhenti memberi perhatian, dia tidak akan berusaha mencari atau memperjuangkanmu kembali.
7. Dia Masih Aktif Berpetualang / Dekat dengan Pria Lain
Secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi, dia tetap menjaga komunikasinya tetap terbuka lebar dengan pria lain. Dia mungkin masih aktif di dating apps atau sering merespons godaan pria lain di media sosial. Bagi wanita yang sudah menemukan pria utamanya, fokus emosionalnya biasanya akan tertuju pada satu orang tersebut.
Ingat, seseorang yang benar-benar menghargaimu tidak akan membuatmu menebak-nebak di mana posisimu dalam hidupnya. Jika kamu merasa berada di posisi ini, langkah terbaik bukanlah bertahan untuk membuktikan diri, melainkan berani melangkah mundur dan menghargai dirimu sendiri. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co