BALIKPAPAN-KONI Kalimantan Timur percaya diri mampu kembali masuk lima besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2014 Aceh-Sumatera Utara tahun depan.
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Arah mengatakan optimisme tersebut tak lepas dari hasil Babak Kualifikasi (BK) PON, yang berakhir awal Desember lalu. Kaltim, yang awalnya hanya menargetkan 70 emas justru pulang dengan menggondol 88 emas. Artinya ada penambahan 27 persen dari target yang dipasang.
“Artinya saya masih optimis kita bisa masuk 5 besar di PON. Itu juga jika dipotong setengahnya, hanya 35 medali yang dapat diraih, insya Allah Kaltim masih bisa masuk 5 besar,” tegas Rusdi.
Pada PON XXI nanti akan ada 64 cabor yang dipertandingkan. Di mana 32 cabor akan dipertandingkan di Aceh dan 32 lainnya di Sumut.
Kaltim rencananya akan diperkuat 715 atlet, terdiri dari 533 atlet yang masuk zona medali dan 182 yang non medali.
Terkait jumlah atlet ini, Rusdi menjelaskan atlet yang masuk zona non medali ini masih masuk dalam pembahasan. Di mana, yang masuk dalam peringkat 4 dan 5 ditargetkan bisa ikut ambil bagian dalam PON. Sementara yang berada di ranking 6, 7, dan 8 perlu diskusi panjang.
Tak hanya itu, ia berkata para atlet yang zona non medali ini wajib membuat pakta integritas. Dokumen perjanjian ini mesti dibawa saat agenda PON nanti.
“Sebelumnya tidak ada, tapi saat ini kami memberi ruang karena banyak usulan dari cabor,” tuntasnya.
Di sisi lain, persiapan Kaltim menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut) kian berjalan dengan baik.
Diketahui, seluruh cabang olahraga (cabor) sudah mulai menjalani training center (TC) mandiri.
Agenda TC ini sudah berjalan sejak awal Desember hingga Maret 2024. Yang nantinya bakal dilanjutnya ke pemusatan latihan daerah (pelatda).
“Semua sudah on the track. Setelah TC mandiri, kita lanjut pelatda di Samarinda pada Maret itu. Juga soal pelaksanaannya, masih sesuai jadwal,” ujarnya. (hul)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan