Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Vaksin Hentikan Penyebaran Penyakit Menular

izak-Indra Zakaria • 2020-11-09 15:07:37
DISKUSI: Dialog produktif bertema Vaksin: Intervensi Kesehatan Masyarakat yang Efektif dan Aman, Selasa (3/11) lalu.
DISKUSI: Dialog produktif bertema Vaksin: Intervensi Kesehatan Masyarakat yang Efektif dan Aman, Selasa (3/11) lalu.

 

JAKARTA - Vaksin salah satu pencegahan terhadap infeksi yang efektif karena sifatnya mampu melindungi secara spesifik. Salah satu bukti kesuksesan vaksin adalah musnahnya penyakit smallpox (variola), sejak 1900-an. Dahulu satu di antara penderita penyakit smallpox meninggal dunia.

Dunia juga mampu mengeliminasi campak dan polio, termasuk di Indonesia melalui vaksin, sehingga sekarang terbebas dari polio. Inilah bukti nyata kesuksesan imunisasi dengan cakupan tinggi. Proses pembuatan vaksin merupakan proses bioteknologi yang rumit.

Awalnya peneliti atau pembuat vaksin menentukan bibit vaksin. Saat sudah mendapat kandidat vaksin yang tepat, kemudian diujikan kepada hewan untuk mengetahui keamanan dan efektivitasnya. Ketika pada hewan terbukti aman dan efektif, baru diujicobakan pada manusia yang dikenal sebagai uji klinik Fase I, II, dan III.

“Tujuan proses uji klinik ini adalah memastikan keamanan vaksin yang diuji, karena kalau kita bicara soal vaksin tidak ada tawar-menawar tentang keamanan, itu mutlak. Kedua baru bicara tentang efektivitas,” terang dr Dirga Sakti Rambe pada acara dialog produktif bertema Vaksin: Intervensi Kesehatan Masyarakat yang Efektif dan Aman, yang diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (3/11).

Saat ini pemerintah berencana untuk menghadirkan dan memproduksi vaksin Covid-19 di Indonesia. Menjadi penderita Covid-19 bukanlah pengalaman yang menyenangkan, seperti diceritakan oleh Stevanus Grandy Budiawan, penyintas Covid-19 bersama seluruh keluarganya.

Meski termasuk bergejala ringan dan bisa sembuh dengan melakukan isolasi diri rumah, Stevanus Grandy Budiawan tidak pernah lupa berkonsultasi ke dokter apabila terjadi perubahan gejala pada dirinya dan anggota keluarganya.

Stevanus yang kini telah sembuh dari Covid-19 mengatakan bahwa prinsip kehati-hatian tidak boleh kendur. “Kita tetap menjalankan protokol seperti sebelum kita mengalami Covid-19,” jelasnya. (pen/ssw/mjs/kri/k16)

 

Editor : izak-Indra Zakaria
#satgas covid