Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

SPBU Garahan, Peristirahatan sebelum Melintasi Hutan

Indra Zakaria • 2024-04-08 13:55:42
SPBU Garahan
SPBU Garahan

Bengkel, minimarket, rumah makan, musala, dan toilet berderet tersedia di kawasan SPBU Garahan Silo, Jember. SPBU tersebut sekaligus yang terakhir sebelum menembus Alas Gumitir ke arah Banyuwangi.

SHOLEH HILMI QOSIM, Jember

SPBU berikutnya setelah SPBU Garahan, Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, baru ada 20 kilometer lagi. Jadi, yang mau melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi melewati Alas Gumitir sangat perlu singgah dulu. Apalagi, fasilitas SPBU tersebut terbilang lengkap. Bengkel, minimarket, rumah makan, musala, dan toilet berderet tersedia.

Lokasi SPBU selanjutnya pun sudah termasuk ke dalam wilayah Banyuwangi. Sebab, Kecamatan Silo menjadi wilayah paling ujung dari Jember berbatasan langsung dengan Kecamatan Kalibiru, Banyuwangi.

Fasilitas pengisian bahan bakar tersebut beroperasi selama 24 jam. Sehingga, para pengendara tidak perlu risau ketika hendak kehabisan bensin pada malam hari. “Kalau malam, biasanya juga ada sopir-sopir truk yang numpang tidur, istirahat sebentar di sini,” beber Rizki Fahrezi, kepala sif SPBU Garahan, ketika ditemui Jawa Pos sehari sebelum memasuki Ramadan (10/3).

Terdapat area parkir yang cukup luas pada area SPBU berkode 54.681.41 tersebut. Mampu menampung 10 sampai 15 kendaraan roda empat.

Dari sisi utara SPBU Garahan Silo, terdapat sejumlah fasilitas yang bisa diakses para pemudik. Mulai bengkel, minimarket, rumah makan, musala, hingga toilet tersedia di sana. “Dari bengkel sampai SPBU sini itu masih satu kawasan, satu kepemilikan,” sambung Rizki.

Tepat di sisi utara SPBU terdapat rumah makan yang bisa dikunjungi para pengendara. Hendra, staf operasional rumah makan tersebut, menyampaikan bahwa terdapat dua lapak penjual makanan di dalamnya. ’’Ada Zest Geprek dan Resto Garahan Asri,” ungkapnya.

Lapak Zest Geprek menyediakan olahan dari ayam geprek, baik disantap dengan nasi maupun dengan mi. Sementara, Resto Garahan Asri menyiapkan berbagai olahan menu khas makanan Nusantara. Mulai gulai kambing, sate ayam, ayam bakar, sate kambing, hingga lalapan. Di dalam rumah makan juga tersedia permainan anak-anak berupa perosotan.

Pada sisi utara toilet terdapat Musala As-Salaam yang bisa digunakan untuk beribadah maupun sejenak merebah. Musala tersebut terdiri atas tiga saf dengan gelaran karpet sebagai tempat bersujud.

Rudi Utomo, salah seorang pengendara, tampak sedang merebahkan punggung dan berleha-leha sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan pada Minggu siang itu. Pengendara Honda Brio Satya tersebut sedang dalam perjalanan pulang menuju Banyuwangi.

Mobil berwarna kuning yang dikendarainya tampak elegan tampil di jalanan. Dilengkapi velg yang mungil serta memiliki suspensi yang empuk menambah kenyamanan bagi Rudi ketika melajukan kendaraan. “Dibuat bantingan kalau ada belokan-belokan gitu tetap terasa nyaman dan empuk, nggak kasar,” tuturnya.

Di bagian ujung area SPBU, terdapat bengkel motor yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara roda dua. Keberadaan bengkel tersebut menjadi elemen pelengkap dari fasilitas yang disediakan oleh SPBU Garahan.

Selama periode akhir Ramadan, biasa bermunculan stan jualan di kawasan SPBU. ”Mulai H-10 Lebaran biasanya ada banyak tenant di depan,” paparnya.

Sehingga, lanjut dia, para pemudik yang berpuasa bisa memilih untuk santap berat di rumah makan samping SPBU. Maupun sekadar mencari kudapan takjil untuk membatalkan ibadah puasa. (*/c6/ttg/rom/k15)

 

 

Editor : Indra Zakaria