ITALIA – Kekuatan maritim Indonesia kembali mencatatkan sejarah baru di kancah internasional. KRI Prabu Siliwangi-321, salah satu kapal perang tercanggih milik TNI Angkatan Laut, sukses menjalani uji tembak perdana meriam kaliber 127 milimeter di perairan Spezia, Italia, pada Selasa waktu setempat. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting karena menandai kembalinya era senjata kaliber besar (Large Caliber Gun) dalam armada tempur laut Indonesia, memperkuat posisi TNI AL sebagai kekuatan yang disegani di kawasan regional.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, menjelaskan bahwa uji tembak bertajuk structural firing ini merupakan bagian krusial dari pelayaran Sea Going terakhir sebelum kapal dikirim ke Indonesia. Pengujian ini bukan sekadar unjuk kekuatan, melainkan prosedur teknis ketat untuk memverifikasi respons struktur kapal terhadap beban getaran ekstrem yang dihasilkan oleh dentuman meriam raksasa tersebut. Dengan keberhasilan ini, sistem mekanis, elektrikal, hingga aspek keselamatan pada KRI Prabu Siliwangi-321 dinyatakan telah memenuhi standar tempur modern.
Pencapaian ini sangat signifikan bagi sejarah alutsista nasional. TNI AL sebelumnya pernah mengoperasikan meriam kategori serupa pada kapal korvet kelas Fatahillah, namun KRI Prabu Siliwangi-321 hadir dengan teknologi sensor dan sistem kontrol penembakan yang jauh lebih mutakhir. Meriam 127 milimeter ini mampu memberikan daya hancur yang masif serta jangkauan tembak yang lebih jauh, menjadikan kapal ini sebagai unsur pemukul utama yang andal dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan NKRI.
Seluruh tahapan uji coba di Italia tersebut melibatkan personel ahli yang bekerja dengan prosedur keselamatan tingkat tinggi. Profesionalisme para prajurit Jalasena dalam mengoperasikan sistem persenjataan yang kompleks ini mencerminkan kesiapan mental dan teknis TNI AL dalam mengadopsi teknologi militer terbaru. Keberhasilan penembakan perdana ini sekaligus menjadi bukti bahwa sistem persenjataan utama kapal berfungsi secara akurat, terukur, dan siap diterjunkan dalam misi tempur yang sesungguhnya.
Langkah penguatan alutsista ini sejalan dengan visi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, untuk membangun kekuatan laut yang modern dan memiliki daya gentar tinggi (deterrence effect). Dengan selesainya rangkaian uji coba di Italia, KRI Prabu Siliwangi-321 kini bersiap memulai pelayaran panjang menuju tanah air untuk memperkuat benteng pertahanan laut Indonesia. Kehadirannya diharapkan menjadi simbol baru kedaulatan bangsa di samudera. (*)
Editor : Indra Zakaria