Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Selamat Tinggal Karangan Bunga: Kampus-Kampus Besar Mulai Wajibkan Bibit Tanaman Sebagai Kado Wisuda

Redaksi Prokal • 2026-02-09 11:45:28
ilustrasi wisuda
ilustrasi wisuda

MALANG – Tradisi memberikan karangan bunga papan dalam perayaan akademik kini mulai ditinggalkan oleh sejumlah perguruan tinggi besar di Indonesia. Sebagai bagian dari pergerakan menuju "kampus hijau" yang berkelanjutan, pihak universitas mulai menerapkan kebijakan ketat untuk meminimalisir dampak lingkungan dan penumpukan sampah visual di area kampus. Langkah ini diambil sebagai respons atas tumpukan limbah styrofoam dan plastik dari karangan bunga tradisional yang biasanya langsung dibuang begitu acara selesai.

Universitas Brawijaya (UB) menjadi salah satu pelopor yang secara resmi mengeluarkan imbauan larangan pengiriman papan ucapan bunga ke dalam area kampus. Dalam kebijakan yang ditandatangani oleh Rektor, pihak universitas meminta para civitas akademika, mitra, hingga masyarakat umum untuk beralih ke alternatif yang lebih bermanfaat. Sebagai pengganti, pengirim disarankan memberikan bibit tanaman hidup atau memanfaatkan media digital seperti videotron kampus yang telah disediakan untuk menyampaikan ucapan selamat.

Kebijakan ini diambil bukan sekadar untuk estetika, melainkan demi tujuan jangka panjang. Bibit tanaman yang diterima nantinya dapat dikelola oleh universitas guna mendukung program penghijauan area kampus, sehingga kado tersebut tumbuh menjadi pohon yang memberi manfaat bagi lingkungan. Untuk memastikan aturan ini berjalan efektif, pihak keamanan kampus atau Satpam telah diberi wewenang untuk menertibkan karangan bunga fisik yang masih nekat dikirimkan ke lingkungan kampus.

Langkah progresif ini ternyata tidak hanya dilakukan oleh Universitas Brawijaya. Sejumlah perguruan tinggi ternama lainnya seperti Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Padjadjaran (UNPAD) dikabarkan mulai menerapkan pembatasan serupa. Kesamaan misi antar kampus ini menunjukkan adanya kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan akademik yang lebih bersih dan ramah lingkungan melalui inovasi yang edukatif.

Melalui kebijakan baru ini, perguruan tinggi berupaya mengedukasi masyarakat luas bahwa apresiasi terhadap pencapaian seseorang bisa disampaikan dengan cara yang lebih bermakna. Peralihan dari bunga papan ke bibit tanaman hidup menjadi simbol bahwa sebuah perayaan tidak harus menghasilkan sampah, melainkan bisa menjadi investasi bagi kelestarian alam yang manfaatnya dapat dirasakan hingga bertahun-tahun ke depan. (*)

Editor : Indra Zakaria