Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Indonesia Punya Stok Pangan Tertinggi Sepanjang Sejarah, Siap Hadapi Potensi El Nino

Redaksi • Senin, 6 April 2026 - 02:13 WIB
PASTIKAN: Mentan Amran meninjau gudang Bulog di Kota Makassar, Provinsi Sulsel, Minggu, 5 April 2026. ISTIMEWA
PASTIKAN: Mentan Amran meninjau gudang Bulog di Kota Makassar, Provinsi Sulsel, Minggu, 5 April 2026. ISTIMEWA


PROKAL.CO, MAKASSAR — Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) memastikan Indonesia dalam kondisi siap menghadapi potensi dampak El Nino, dengan dukungan stok pangan yang mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, mengakui dampak cuaca ekstrem panas mulai dirasakan dan berpotensi memengaruhi produksi pertanian. 

Namun, pemerintah telah memiliki pengalaman dalam menghadapi kondisi serupa pada tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Kukar Siap Jadi Tuan Rumah MTQH Kaltim 2026, 13 Lokasi Disiapkan

“Itu El Nino Godzilla kan katanya kering enam bulan. Namun, sepertinya masih lebih tinggi dulu El Nino yang dulu, 2015. Kami sudah pengalaman mengelola El Nino bersama teman-teman tahun 2015, 2023, 2024,” kata Mentan Amran usai meninjau gudang Bulog di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (5/4/2026).

Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional saat ini berada dalam posisi sangat kuat. 

Stok beras pemerintah yang tersimpan mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, menyentuh angka 4,5 juta ton di awal April 2026.

“Sekarang stok kita tertinggi selama merdeka, 4,5 juta. Insyaallah 10 hari, 20 hari ke depan itu 5 juta,” tegasnya.

Selain stok di gudang pemerintah, Mentan Amran juga mengungkapkan ketersediaan pangan yang tersebar di sektor lain serta potensi produksi yang sedang berjalan.

“Yang kedua adalah yang ada di horeka (hotel, restauran, kafe/katering) sesuai data kita yang kelola itu 12,5 juta ton. Kemudian standing crop kita yang ditanam sekarang siap panen, itu 11 juta ton. Berarti sudah 23 juta ton,” jelasnya.

Baca Juga: Nasib Ratusan Tenaga Honorer Menggantung: DPRD Berau Segera Panggil Dinas Kesehatan

Dengan total ketersediaan tersebut, ia memperkirakan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi dalam jangka waktu yang panjang, bahkan melampaui periode puncak kekeringan.

“Artinya 11 bulan ke depan ini aman. Stok untuk rakyat Indonesia 11 bulan ke depan aman. Sedangkan kekeringan enam bulan. Berarti aman kan?” ujarnya.

Mentan Amran juga menekankan bahwa berbagai langkah strategis telah dilakukan untuk memperkuat sistem produksi, mulai dari peningkatan pompanisasi hingga optimalisasi lahan rawa.

“Aku tambah pompanya. Ya, mudah-mudahan 40 ribu. Jadi, semakin kuat. Jadi, enggak usah khawatir El Nino karena pertahanan kita kuat. Karena kita sudah ada pemompaan, sudah ada irigasi, kemudian oplah tanah rawa yang kita tanami dulu, kita perbaiki irigasinya, tanam satu kali, jadi dua kali, tiga kali,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak khawatir terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini, karena pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi yang terukur.

“Jadi, sudah aman. Pangan aman,” tegasnya.

Di sisi lain, Mentan Amran juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional, termasuk petani, aparat, dan media.

“Petani Indonesia, pahlawan pangan Republik ini, kepada TNI, Polri, Kejaksaan, seluruh yang membantu masyarakat tani sehingga beras kita melimpah. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih juga kepada seluruh media,” ucapnya.

Baca Juga: NASA Rilis Foto Perdana Bumi dari Balik Jendela Artemis II, Ini Perbandingannya Foto Bumi Tahun 1972

Menutup pernyataannya, Mentan Amran menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam menjalankan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam menghadapi potensi krisis global.

“Beras kita melimpah. Kita syukuri ya, inilah buah gagasan besar Bapak Presiden. Beliau membuat gagasan besar, kita kolaborasi di bawah, bekerja bersama-sama, sehingga hasilnya hari ini kita nikmati, di saat geopolitik memanas, alhamdulillah kita tenang-tenang saja, harga pangan baik, bahkan kita syukur dan melimpah,” katanya. (*)

Editor : Faroq Zamzami
#andi amran sulaiman #ELNINO #pangan aman #Mentan RI Andi Amran Sulaiman