Indonesia Boyong 12 Pesawat Tempur Italia untuk Gembleng Pilot TNI AU

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 10:42 WIB
Indonesia telah menandatangani kontrak pengadaan pesawat tempur dari perusahaan Italia, Leonardo. (aeronautics.leonardo.com)
Indonesia telah menandatangani kontrak pengadaan pesawat tempur dari perusahaan Italia, Leonardo. (aeronautics.leonardo.com)

 

PROKAL.CO- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan resmi memperkuat armada udara nasional dengan menandatangani kontrak pengadaan selusin pesawat tempur ringan multi-peran M-346 dari pabrikan alutsista ternama asal Italia, Leonardo. Penandatanganan kerja sama belanja sistem persenjataan untuk TNI Angkatan Udara tersebut berlangsung di Jakarta pada Selasa (21/7), yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal M. Tonny Harjono.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan operasional TNI yang memperhitungkan kesiapan personel, keberlanjutan dukungan logistik, serta penguatan kemampuan industri pertahanan nasional. Saat ini, TNI Angkatan Udara memiliki kebutuhan mendesak untuk mempercepat proses pencetakan penerbang tempur yang siap mengoperasikan berbagai alutsista berteknologi modern, mulai dari pesawat tempur, pesawat angkut, hingga helikopter mutakhir yang terus didatangkan oleh Indonesia.

Dalam hal ini, Leonardo M-346 dinilai sebagai platform yang sangat tepat untuk menunjang pelatihan bagi para pilot militer. Kehadirannya diharapkan dapat menjembatani dan mempercepat proses adaptasi para penerbang terhadap teknologi pesawat generasi terbaru, sehingga transisi menuju pengoperasian alutsista modern dapat berjalan jauh lebih efektif serta optimal.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menegaskan bahwa pengadaan alutsista ini diarahkan untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi pertahanan negara. Selain menambah kesiapan armada, kerja sama ini juga mencakup dukungan pemeliharaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
italia