BANJARBARU — Akselerasi pembangunan infrastruktur transportasi di Pulau Kalimantan kembali menjadi sorotan pemerintah pusat. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, menegaskan pentingnya perluasan jaringan transportasi—khususnya kereta api—untuk membuka keterisolasian antarwilayah sekaligus menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Djamari di hadapan jajaran pemerintah daerah dalam kunjungan kerja dan acara ramah tamah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Sabtu. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan bahwa luasnya daratan Kalimantan yang kaya akan potensi sumber daya alam sangat membutuhkan infrastruktur penghubung yang memadai. Keberadaan moda transportasi yang efisien dinilai vital agar mobilitas warga, arus distribusi barang, hingga pengelolaan potensi daerah dapat berjalan maksimal.
Secara khusus, Menko Polkam menyoroti pentingnya konektivitas darat yang menghubungkan lima provinsi di Kalimantan. Menurutnya, potensi ekonomi luar biasa di wilayah ini tidak akan optimal tanpa adanya keseriusan dalam membangun jaringan kereta api. Djamari secara lugas mengingatkan agar rencana besar pembangunan moda transportasi massal tersebut tidak berhenti sebagai wacana belaka, melainkan harus segera diwujudkan secara nyata di lapangan.
Meski menekankan pentingnya jalur rel, Djamari menambahkan bahwa penguatan infrastruktur tidak boleh bertumpu pada satu moda saja. Pembangunan jalan darat, pengembangan pelabuhan udara, hingga optimalisasi transportasi laut harus dijalankan secara terpadu dan terintegrasi. Saling keterhubungan antarwilayah ini diyakini akan memberi dampak instan bagi pergerakan masyarakat dan roda perekonomian lokal.
Lebih jauh, Menko Polkam menilai pembenahan sistem transportasi terintegrasi ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan jangka pendek, melainkan langkah strategis jangka panjang untuk meningkatkan daya saing Kalimantan di tingkat nasional. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus meningkatkan perhatian terhadap pembangunan konektivitas ini, sehingga potensi besar yang dimiliki Kalimantan benar-benar memberikan manfaat nyata dan meluas bagi kesejahteraan masyarakat. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co