Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 75 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan!

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 21:07 WIB
Ilustrasi penerbangan di Bandar Udara Juanda Surabaya. (Istimewa)
Ilustrasi penerbangan di Bandar Udara Juanda Surabaya. (Istimewa)

PROKAL.CO- Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau memicu gangguan signifikan pada lalu lintas udara nasional. Hingga Minggu (6/9) pukul 19.50 WIB, sebanyak 75 penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, terpaksa dibatalkan.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, membenarkan bahwa operasional di Bandara Juanda belum sepenuhnya pulih akibat sebaran dampak erupsi tersebut. "Berdasarkan kondisi operasional terkini, terdapat 75 penerbangan yang dibatalkan, dengan rincian 37 penerbangan berangkat dan 38 penerbangan tiba," tegas Tohir saat dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (6/9).

Tohir merinci, penerbangan yang terdampak pembatalan massal ini mendominasi rute-rute krusial di Pulau Jawa. "Penerbangan yang dibatalkan tersebut adalah penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdana Kusuma, dan Bandara Husein Sastranegara," jelasnya.

Guna memastikan keamanan udara dan pelayanan calon penumpang tetap terkendali, pihak manajemen Bandara Juanda terus mengawal perkembangan situasi di lapangan secara intensif.

"Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan serta koordinasi secara intensif bersama maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik," ujar Tohir.

Mengingat kondisi yang masih dinamis, para calon penumpang diminta aktif memperbarui informasi jadwal keberangkatan mereka secara mandiri. "Kami mengimbau para penumpang untuk memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai atau melalui Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor telepon 172 untuk mendapatkan informasi terkini," imbaunya.

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan jiwa pengguna jasa penerbangan menjadi pertimbangan utama di atas segalanya dalam mengambil keputusan pembatalan ini. "Bandara Internasional Juanda bersama seluruh stakeholder terkait berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa," pungkas Tohir.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa," tutupnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
bandara juanda