Jejak Komjen Suyudi Ario Seto: Mantan Kapolda Banten dan Kepala BNN, Kini Disetujui Jadi Kapolri

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:55 WIB
Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

PROKAL.CO – Peta kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memasuki babak baru. Komisi III DPR RI resmi menyetujui Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Keputusan tersebut diambil secara aklamasi usai Komjen Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI pada Kamis (1/10/2026). Langkah selanjutnya, hasil keputusan ini akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI untuk disahkan secara resmi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengusulkan nama jenderal bintang tiga ini sebagai calon tunggal Kapolri, menandai kepercayaan penuh pimpinan negara terhadap kapasitas kepemimpinannya.

Perjalanan Komjen Suyudi Ario Seto menuju posisi tertinggi Korps Bhayangkara dibentuk melalui pengabdian panjang selama lebih dari tiga dekade. Pria kelahiran Jakarta, 14 Juli 1973, yang merupakan jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini mengasah kemampuan kepemimpinannya di ranah rekam jejak yang solid.

Usai menuntaskan pendidikan PTIK dan Sespimti Polri, Suyudi banyak menghabiskan kariernya di bidang reserse. Karier resersenya dimulai dari jabatan Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, yang kemudian membawanya menduduki berbagai posisi strategis, seperti Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, hingga Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Tak hanya di lapangan, ia juga berpengalaman di jajaran kepemimpinan institusi Bareskrim Polri sebagai Wadirtipideksus dan Wadirtipidsiber. Kematangan di tingkat kewilayahan juga terlihat dari pengalamannya memimpin sejumlah wilayah hukum kepolisian, mulai dari Kapolsek Metro Tanah Abang, Kapolsek Metro Penjaringan, Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Posisinya kian melesat saat dipercaya menjadi Dirreskrimum Polda Metro Jaya hingga diangkat menjadi Wakapolda Metro Jaya pada tahun 2023.

Langkah karier Suyudi semakin mantap saat ia dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Banten pada tahun 2024. Kepemimpinannya yang humanis dan tegas di Banten menjadi modal penting sebelum akhirnya dipanggil menjalankan tugas skala nasional.

Pada 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025. Saat dilantik, ia masih berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen), sebelum akhirnya naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) pada September 2025.

Selama memimpin BNN, Suyudi mencatatkan sejumlah torehan penting dalam penindakan narkotika skala internasional. Salah satu capaian signifikannya terjadi pada Desember 2025, di mana BNN berhasil membongkar kasus penyelundupan sabu skala besar serta menangkap buronan Interpol asal Indonesia di Kamboja.

Sikap kepemimpinannya juga tercermin dari keterbukaannya terhadap masukan publik. Suyudi meyakini bahwa kritik berbasis fakta merupakan peringatan dini (early warning) yang sangat berharga bagi pembenahan institusi. Kini, berbekal pengalaman komprehensif mulai dari perwira reserse, pimpinan kewilayahan, Kapolda Banten, hingga Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto berada di ambang pintu untuk memimpin seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia.

Persetujuan dari Komisi III DPR RI menjadi penanda dimulainya era baru kepemimpinan Polri di bawah komando lulusan Akpol 1994 tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Suyudi Ario Seto