PROKAL.CO, TANAH GROGOT - Sebanyak 21 nama dari 24 nama pejabat eselon III di Pemkab Paser akan mengikuti seleksi untuk jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang kosong.
Tiga nama gugur karena berhalangan hadir karena cuti dan sakit. Peserta yang lolos telah dibagi tiga kelompok.
Jabatan yang kosong itu adalah, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan.
Para pejabat itu telah mengikuti ujian tahap pertama, yakni seleksi kompetensi teknis pada Jum'at, 20 Februari 2026. Setelah diketahui potensi kompetensi, mereka dibagi pada tiga posisi untuk bersaing jadi yang terbaik.
Selanjutnya ada tahapan presentasi dan wawancara mulai Senin (23/2) sampai Rabu (25/2).
Untuk jabatan Asisten Administrasi Umum, akan diikuti oleh Ruslya Aswina, Muhammad Arully, Eko Arisyandi, Pamardi Bayuaji, Suhandoyo, Kasrani, dan Muhammad Yatiman.
Sementara untuk jabatan kepala Dinas Ketahanan Pangan diikuti oleh Budy Hartika Eka Putra, Siti Nurjanah, Rubiyani, Teguh Haryanto, Ariza Galih Rakasiwi, M Arfah, dan Finandar Astaman.
Sedangkan jabatan kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan, diikuti oleh Faizal, Joko Sulistyo, Muhamad Syaukani, Aji Mohd Tommy, Mulyadi Rahman, dan Firman Zulfikar Haqqi.
Pada Senin sampai Rabu, peserta akan mengikuti tahapan presentasi dan wawancara oleh para penguji dari Komite Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Paser.
Mereka adalah, Sekretaris Kabupaten, kepala atau Plt BKPSDM, Plt Asisten Administrasi Umum, kepala Bappedalitbang, dan inspektur Inspektorat.
Ketua Komisi Talenta ASN Paser sekaligus Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Katsul Wijaya mengatakan nantinya tujuh nama di tiap calon posisi akan mengerucut tiga besar, kemudian dipilih oleh bupati salah satunya.
"Setelah tiga nama kita sampaikan ke bupati, selanjutnya kita sampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk dipastikan sesuai persyaratan Manajemen Talenta yaitu masuk kotak 7, 8, dan 9," kata Katsul.
Pemkab Paser membuat terobosan dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II. Melalui Komisi Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Berbeda dengan mekanisme lelang jabatan (open bidding) konvensional, proses kali ini sepenuhnya menggunakan sistem Manajemen Talenta (MT) sesuai arahan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Tidak ada sistem mendaftar, 24 nama telah ditunjuk berdasarkan nilai kinerjanya di aplikasi Manajemen Talenta. (jib/far)
Editor : Faroq Zamzami