TANA PASER – Ambisi Kabupaten Paser untuk menjadi tuan rumah yang sukses dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 terus dipacu. Meski harus menyusun strategi di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) kini tengah mengebut pembangunan sejumlah infrastruktur olahraga agar siap tepat waktu.
Targetnya tidak main-main. Seluruh fasilitas utama harus sudah berdiri tegak dan fungsional paling lambat tiga bulan sebelum kick-off pada November 2026 mendatang.
Kejar Tayang di Pertengahan Tahun
Kepala Disporapar Paser, Kurniawan, menegaskan bahwa percepatan ini adalah harga mati untuk membuktikan keseriusan "Bumi Daya Taka" sebagai panggung olahraga tertinggi di Benua Etam. Dukungan penuh dari Bupati Paser menjadi mesin penggerak utama di balik optimisme ini.
“Kami menargetkan seluruh venue sudah siap pada pertengahan 2026, sehingga masih ada waktu untuk penyempurnaan sebelum Porprov dilaksanakan,” ujar Kurniawan saat memberikan keterangan, Jumat (27/3).
Saat ini, geliat pembangunan masuk dalam fase krusial di meja administrasi. Proses tender dan lelang melalui Bidang Barang dan Jasa tengah dipersiapkan agar pengerjaan fisik lanjutan bisa segera tancap gas pada awal Mei 2026.
Kabar baik datang dari beberapa lokasi yang dilaporkan sudah mencapai progres fisik sempurna. Gedung Bela Diri, Gedung KONI, hingga GOR Tenis Meja kini sudah berdiri kokoh. Namun, Kurniawan mengingatkan bahwa gedung yang sudah jadi bukan berarti pekerjaan selesai total.
“Secara fisik sudah selesai, tetapi masih perlu perlengkapan tambahan untuk mendukung operasional saat event,” jelasnya. Menurutnya, detail kecil seperti sarana pendukung pertandingan tetap menjadi prioritas agar kenyamanan atlet dan penonton terjaga.
Di sisi lain, masih ada pekerjaan rumah yang menuntut perhatian lebih, terutama untuk proyek-proyek yang progresnya masih di bawah 90 persen. Salah satu yang paling disorot adalah lintasan balap motor. Meski aspal konstruksi utama sudah rampung, wajah sirkuit tersebut masih perlu polesan akhir.
“Fasilitas pendukung seperti pagar pembatas dan tribun penonton masih dalam proses pembangunan,” tambah Kurniawan.
Pemkab Paser menyadari bahwa infrastruktur yang matang adalah kunci kelancaran Porprov. Dengan target penyelesaian lebih awal, pemerintah berharap ada jeda waktu yang cukup untuk melakukan uji coba (test event) guna mendeteksi kekurangan fasilitas sebelum ribuan atlet dari seluruh penjuru Kalimantan Timur memadati Tana Paser. (*)
Editor : Indra Zakaria