Prokal.co, Penajam Paser Utara — Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dr. Muhadjir Effendy, memberikan pesan penting: PPU harus segera mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul untuk menyongsong peran strategisnya sebagai gerbang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna, Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Selasa (13/8/2024).Muhadjir menekankan pentingnya perbaikan sistem pendidikan dan kesehatan di PPU sebagai langkah krusial untuk memastikan bahwa generasi mendatang siap mengisi berbagai peluang kerja di IKN. "PPU harus membekali anak-anaknya sejak dini. Mulai dari ibu hamil hingga anak usia sekolah, mereka harus mendapatkan gizi yang cukup dan pendidikan berkualitas agar kelak mampu bersaing di IKN," ujar Muhadjir.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah inisiatif pendirian perguruan tinggi swasta dari Jakarta di PPU. Muhadjir menjelaskan bahwa perguruan tinggi ini akan memudahkan akses pendidikan tinggi bagi anak-anak daerah, sehingga mereka siap berkontribusi di IKN. "Kita tidak ingin masyarakat PPU hanya menjadi penonton di tanah kelahirannya sendiri. Mereka harus menjadi aktor utama di IKN," tegasnya.
Namun, Muhadjir juga menyoroti masalah stunting yang masih menjadi tantangan besar di Kalimantan Timur. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 dan 2022, prevalensi stunting di Kaltim meningkat dari 22,8 persen menjadi 23,9 persen, dan meskipun angka ini sedikit menurun pada 2023, tetap berada di atas rata-rata nasional.
"Kita harus bekerja lebih keras untuk menurunkan angka stunting ini. Pemberian gizi yang cukup, terutama protein, karbohidrat, mineral, dan vitamin, adalah kunci agar anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas," tambahnya.
Dalam acara tersebut, Menko PMK juga berdialog langsung dengan masyarakat setempat, mendengarkan aspirasi mereka, dan menyerahkan bantuan kepada warga di sekitar Kelurahan Sotek. Kunjungan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, Kepala Bapelitbang Kabupaten PPU, Tur Wahyu Sutrisno, dan Kepala Dinas Kesehatan PPU, Jansje Grace Makisurat.
Muhadjir menutup kunjungan dengan pesan bahwa persiapan SDM di PPU adalah investasi jangka panjang yang sangat penting. "Kita harus mulai sekarang, memastikan anak-anak kita mendapatkan pendidikan dan kesehatan terbaik, agar mereka siap menghadapi tantangan di IKN dan membawa kemajuan bagi daerah kita," pungkasnya dengan penuh keyakinan. (bs/adv/pro)
Editor : Wawan