Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Direktur RSUD RAPB Kabupaten PPU Targetkan Bulan Juni 2026 CT Scan dan Cath Lab Sudah Bisa Beroperasi

Redaksi • Senin, 6 April 2026 - 17:19 WIB
BAHAS: Lukasiwan Eddy Saputro (kiri, hadap kamera) mendampingi Mudyat Noor (tengah) di Gedung Adhyatma, Kemenkes RI, Oktober 2025. ISTIMEWA
BAHAS: Lukasiwan Eddy Saputro (kiri, hadap kamera) mendampingi Mudyat Noor (tengah) di Gedung Adhyatma, Kemenkes RI, Oktober 2025. ISTIMEWA

PROKAL.CO, PENAJAM–Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menjadwalkan pengiriman alat kesehatan, Computerized Tomography Scan (CT Scan) lengkap dengan Catheterization Laboratory (Cath Lab) pada Mei 2026 ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Baca Juga: Tak Perlu Antre Lama, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Antrean Online

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU yang disampaikan Bupati PPU, Mudyat Noor, kepada Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harbuwono, di Gedung Adhyatma pada Oktober 2025.

Baca Juga: Di Kabupaten Paser Masih Ada 20-an Rumah Potong Unggas yang Belum Kantongi Sertifikat Halal

Direktur RSUD RAPB PPU, Lukasiwan Eddy Saputro, menyampaikan kehadiran alat itu diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas PPU pada Juni 2026.

"Harapannya di bulan Mei alat sampai, dan mudah-mudahan di awal atau akhir Juni sudah bisa dimanfaatkan," ujar Lukasiwan ditemui di Kantor Bupati PPU, Rabu (1/4/2026).

Jadi, lanjutnya, masyarakat yang butuh pemeriksaan CT Scan dan Cath Lab tidak perlu lagi dirujuk ke Balikpapan maupun ke RS Hermina di IKN.

Baca Juga: Sabar Ya, Pemkab Paser Masih Mengkaji Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, Tak Mau Buru-Buru Terapkan WFH

"Kita insyaallah punya dua dokter spesialis jantung yang terlatih. Satu sudah kembali dari sekolah untuk pemusatan penanganan jantung, dan satu lagi saat ini masih menjalani pendidikan di China," tambahnya.

Ditambahkan, pengadaan alat ini merupakan bantuan hibah langsung dari Kementerian Kesehatan. Oleh karena itu, pihaknya tidak mengetahui secara rinci nilai alat tersebut.

Sebab seluruh proses belanja dilakukan langsung oleh Kemenkes. "Pengajuan alat-alat ini sendiri telah dilakukan sejak tahun 2025 sebagai bagian dari perencanaan kebutuhan mendesak rumah sakit," sebutnya.

Baca Juga: Mantap Ini, Ces, Kalau Jembatan Ini Jadi, Jalan Darat dari Kabupaten PPU ke Kota Balikpapan Terpangkas Cuma 45 Menit, tapi Masih Ada Tapinya  

Selain CT Scan dan Cath Lab, dia juga mengakui terus berupaya memperbarui berbagai alat kesehatan (alkes) lainnya yang mulai mengalami kerusakan.

Baca Juga: Siap-Siap, Kemenaker RI Buka Lagi Pembinaan dan Sertifikasi K3 Gratis, Kuotanya Ada Segini  

"Banyak alkes lain yang masih kita butuhkan, tapi yang paling urgent CT Scan dan Cath Lab. Sisanya seperti ventilator, bed pasien, dan bed monitor juga terus kita perhatikan untuk diganti atau ditambah demi kenyamanan pasien," tuturnya. (ami/far)

Editor : Faroq Zamzami
#alkes #kemenkes ri #Mudyat Noor