Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ganjar Puji Tradisi Maluku, Prabowo Makan Bakso, Anies Bareng Rhoma

Indra Zakaria • Rabu, 31 Januari 2024 - 15:59 WIB

 

Rhoma Irama (tengah) didampingi Amin.
Rhoma Irama (tengah) didampingi Amin.

Ketiga calon presiden (capres) melanjutkan kegiatan mereka masing-masing. Sejumlah program mereka paparkan ke publik.

 

MAGELANG-Capres nomor urut 2 yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto beraktivitas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Magelang, Jawa Tengah, kemarin (29/1). Setelah meresmikan gedung Graha Utama Akademi Militer (Akmil), keduanya makan siang bersama dengan menikmati bakso.

Saat peresmian, Prabowo menyebut, pembangunan graha utama menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi besarnya di bidang pertahanan. Yakni, pembangunan dan pengembangan fasilitas di institusi pendidikan militer. “Diharapkan memiliki peran sentral dalam membentuk watak, mental, dan intelektualitas calon pemimpin TNI dan pemimpin bangsa,” kata Prabowo, disaksikan Jokowi.

Setelah peresmian, Prabowo dan Jokowi santap siang di warung bakso dan mi ayam Pak Sholeh Bandongan. Meski banyak tokoh yang mengikuti kegiatan, keduanya memilih duduk berdua saja di satu meja.

Terkait itu, Prabowo mengaku hanya bicara hal-hal ringan. Prabowo memuji Jokowi akan keahliannya memilih lokasi makan yang cocok di lidah. “Pak Jokowi tahu di mana makan enak. Di mana-mana sudah tahu beliau,” tuturnya.

Di sisi lain, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja belum bisa menyatakan kegiatan Jokowi sebagai kampanye terselubung. Soal potensi adanya simbol-simbol tertentu dari Jokowi untuk mendukung Prabowo, hal itu sulit dipastikan. “Dalam hukum, itu agak susah,” ujarnya.

TRADISI MALUKU

Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menghadiri kampanye akbar Hajatan Rakyat di Lapangan Merdeka, Ambon, Maluku, kemarin (29/1). Dia memuji tradisi Pela-Gandong yang menjadi contoh perdamaian bagi Indonesia maupun dunia. 

Ganjar mengatakan, Pela-Gandong mengajarkan sikap hormat-menghormati antarsaudara meski berbeda agama. Hal itu menjadi bukti warisan leluhur Maluku yang menghargai keberagaman dan mencintai kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, tradisi tersebut membuatnya iri karena betul-betul menjadi perekat persatuan masyarakat. “Betapa indahnya hidup di negeri ini, maka tidak salah kalau disebut Ambon Manise. Karena memang manis semuanya,” kata dia.

Kerukunan itu pula, ungkap Ganjar, yang membuat orang-orang Maluku selalu memancarkan kebahagiaan lewat senyum manis. Juga seni musik dan suara emas. “Maka, lihatlah orang Ambon, suaranya pasti merdu dan bagus. Mereka bisa bikin hati bahagia dengan nyanyiannya,” ujar suami Siti Atikoh tersebut.

Ganjar juga secara khusus didoakan oleh tiga tokoh agama mewakili Islam, Katolik, dan Kristen Protestan. Masyarakat Maluku juga menyampaikan harapan kepada Ganjar dengan menuliskan aspirasi di pakaian bagian punggung Ganjar. Salah satunya penyandang disabilitas bernama Diva. Dia menulis tentang akses fasilitas yang ramah dan mendukung untuk kaum difabel.

RHOMA IRAMA

Forum tanya-jawab Desak Anies dan Slepet Imin digelar di satu panggung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, kemarin (29/1). Satu hal yang berbeda adalah kehadiran Raja Dangdut Rhoma Irama. Dia ikut mengajukan pertanyaan untuk paslon nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin).

Rhoma menanyakan kiat Amin untuk kemakmuran seniman film dan musik Indonesia. Dia menyinggung kemajuan para seniman Korea Selatan yang mampu dikenal dunia. “Dunia mengenal K-pop dan drakor (drama Korea), itu karena pemerintahnya peduli dengan para seniman,” ujarnya.

Menjawab itu, Anies menyebut, negara harus melakukan investasi besar-besaran di sektor kebudayaan. Dalam kebudayaan itu, terdapat unsur kesenian. “Kalau investasi, maka kita bicara tentang apa yang kelak akan dihasilkan,” jawab Anies.

Merujuk pengalaman Korea Selatan (Korsel), lanjut Anies, investasi itu dilakukan pada pertengahan tahun 80-an hingga awal 90-an. Keseriusan Korsel diwujudkan dengan membangun tempat-tempat pertunjukan. “Alat-alat negara hadir untuk menyiapkan (kesempatan bagi pekerja seni),” ungkap mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Di sisi lain, sebelum menghadiri forum itu, Muhaimin mengikuti Rapat Umum Rakyat di Jogjakarta. Dia hadir bersama Thomas Lembong, co-captain Timnas Amin. (far/JPG/rom/k16)

Editor : Indra Zakaria
#pemilu