Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ada 17 TPS Sangat Rawan di Samarinda

Indra Zakaria • Rabu, 14 Februari 2024 - 03:00 WIB
Ilustrasi logistik pemilu
Ilustrasi logistik pemilu

 

SAMARINDA–Distribusi logistik Pemilu Serentak 2024 di Kaltim mulai bergulir seiring hari pencoblosan yang tinggal sehari lagi. Memastikan sirkulasi terkawal sampai tujuan, agar logistik dapat memenuhi kebutuhan di setiap tempat pemungutan suara (TPS) di hari pencoblosan wajib ditempuh. Setiap pendistribusian wajib dilaporkan secara berkala untuk memverifikasi logistik layak pakai pada 14 Februari nanti.

“Ada laporan berkala, karena KPU Kaltim di masa tenang ini juga wajib menginformasikan apa saja kendala pendistribusian di daerah ke KPU RI,” ungkap Ketua KPU Kaltim Rudiansyah ditemui awak media ini di ruang kerjanya, kemarin (12/2). Laporan berkala kabupaten/kota ke KPU Kaltim, disampaikan berkala lewat pesan aplikasi. Sementara itu, KPU Kaltim wajib melaporkan hasil pendistribusian di 10 kabupaten/kota paling lambat pukul 18.00 Wita.

Pendistribusian logistik memang sudah ada yang dimulai sejak dua hari lalu. Dari gudang yang dikelola KPU kabupaten/kota se-Kaltim, sambung Rudi, begitu dia disapa, seluruh logistik pemilu, baik dari kotak, bilik, surat suara, hingga segel dan dokumen yang sudah disortir dan dikemas sesuai kebutuhan per TPS dikirim ke panitia pemilihan kecamatan di semua daerah se-Kaltim. “Bentuk laporan dari daerah itu memastikan apakah sudah sampai, ada tidaknya kerusakan logistik saat sampai tujuan, hingga kendala dalam pengiriman,” jelasnya.

Sejauh ini, pendistribusian berjalan aman dan lancar. Rudi mencontohkan pendistribusian logistik di kabupaten termuda di Kaltim, Mahakam Ulu. Pendistribusian sudah dimulai sejak 11 Februari dan pengiriman menggunakan transportasi sungai dan sudah diterima panitia pemilihan kecamatan (PPK) di sebagian kecamatan. “Masih ada yang berproses pengirimannya. Dilakukan bertahap,” terangnya. Pendistribusian sendiri dilakukan bertahap dari tingkat kecamatan, lalu ke kelurahan, dan barulah ke TPS.

“Untuk proses dari kecamatan ke kelurahan diatur sesuai teknis di daerah seperti apa. Namun, logistik itu wajib dikirim ke TPS pada 13 Februari malam atau 14 Februari dini hari. Beberapa jam sebelum pemungutan suara digelar,” tuturnya. Di hari pencoblosan nanti, KPU Kaltim bakal membuka server khusus sebagai wadah berkoordinasi dengan KPU kabupaten/kota agar melaporkan perkembangan pemungutan suara per jamnya. “Nanti buat kanal Zoom meeting di sekretariat KPU Kaltim yang akan terkoneksi seharian dengan KPU di daerah. Jadi ada laporan berkala yang disampaikan. Baik proses atau kendala yang muncul nantinya,” singkatnya.

Bergeser ke Kota Tepian. KPU Samarinda memulai pendistribusian bertahap ke PPK di 10 kecamatan se-Samarinda kemarin. Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat menerangkan, ada waktu sehari untuk PPK di 10 kecamatan untuk mengecek kondisi dan kebutuhan logistik yang sudah diterima. Selepas itu, logistik itu akan kembali disebar ke kelurahan yang masuk dalam wilayah administrasi kecamatan tersebut. “Perlu diingatkan perlu dijaga kondisinya saat diteruskan ke kelurahan. Karena logistik seperti bilik suara yang diterima KPU Samarinda pas sesuai kebutuhan. Tanpa cadangan,” terangnya.

Untuk pengiriman di TPS, dia menginstruksikan agar logistik mulai dikirim pada 14 Februari pukul 00.00 Wita. Lanjut dia, instruksi lain yang sudah diberikan ke setiap jenjang penyelenggara ialah terkait lokasi logistik ketika sampai di TPS. “Kami menginstruksikan logistik di taruh di TPS. Jangan di simpan di rumah KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Ini mengantisipasi adanya peluang penyalahgunaan,” terangnya. Soal keamanan TPS ditegaskannya tak perlu dikhawatirkan.

 Karena ada pengawasan TPS yang bakal membantu KPPS menjaga logistik menuju dibukanya pencoblosan pada pukul 08.00 Wita. Dari 2.563 TPS yang ada se-Samarinda, lanjut dia, KPU sudah jauh-jauh hari memitigasi TPS rawan. Ada 17 TPS yang berstatus sangat rawan, lalu 27 TPS berstatus sangat rawan, dan 14 TPS khusus yang mengakomodasi para pemilih khusus menggunakan hak suaranya. “Untuk lokasi enggak bisa dibeber intinya ada 17 TPS sangat rawan, TPS rawan 17, dan TPS khusus 14,” singkatnya. (ryu/riz/k8)

Editor : Indra Zakaria
#Pemilu 2024