Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Berpeluang Masuk Bursa Pilkada, Abdulloh Bilang " Saya Ikut Perintah Partai Saja"

Dina Angelina • Minggu, 16 Juni 2024 - 00:15 WIB
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh. (Foto: Dina/KP)
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh. (Foto: Dina/KP)

 

Dinamika karier politik Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh sepertinya kembali berwarna. Setelah ikut berkompetisi dalam pemilihan legislatif di DPRD Kaltim pada 14 Februari lalu, Abdulloh yang diusung Partai Golkar berhasil meraup perolehan suara tertinggi sebagai wakil rakyat yang bakal duduk di Karang Paci. 

Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi KPU Kaltim pada 8-10 Maret, Abdulloh meraih 48.180 suara.

Capaian suara ini lebih unggul dari rekan separtainya dari dapil Balikpapan yakni Hasanuddin Mas’ud. Ketua DPRD Kaltim ini meraih suara terbanyak kedua sebesar 42.885 suara. Dengan demikian, Abdulloh berpeluang menduduki kursi ketua DPRD Kaltim Periode 2024-2029. Namun soal peluang ini juga belum ada kabar terkini.

Sementara pada 27 November, Balikpapan juga akan menggelar pilkada. Sebagai politisi senior, nama Abdulloh juga ikut diperbincangkan.

Pria kelahiran Brebes, Jawa Tengah, ini berpeluang meramaikan bursa calon wali kota maupun calon wakil wali kota. Sejauh ini selama masa pendaftaran bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota yang dibuka beberapa partai, nama Abdulloh belum terdengar.

Hanya Ketua DPC Partai Golkar Balikpapan Rahmad Mas’ud yang ikut mendaftar ke partai lain. Sebagai upaya memperkuat dukungan. Artinya tidak menutup kemungkinan bisa saja Abdulloh mengisi calon wawali mendampingi Rahmad Mas’ud. Apalagi isu ini mulai menjadi pembicaraan di akar rumput.

“Kalau ada suara soal ini, suara rakyat yang mana,” ucapnya. Seperti diketahui, Partai Golkar meraih suara hingga 15 kursi pada pileg DPRD Balikpapan 2024. Sehingga tidak menutup kemungkinan, partai berlambang pohon Beringin ini bisa mengusung calon wali kota dan calon wakil wali kota tanpa koalisi.

Ketika ditanya soal peluangnya masuk ke bursa pilkada Balikpapan, Abdulloh seperti tidak menampik bahwa terbuka kesempatan tersebut. “Kalau ini saya kan petugas partai, apapun perintah partai mau ditunjuk mana saja ya Insyaallah saya harus siap,” ungkapnya.  

Dia mengaku hingga kini belum ada tawaran maupun pembahasan ke arah tersebut. Jika ada suara rakyat yang meminta, dia belum benar-benar memastikan. “Sementara begitu saja. Kalau masyarakat ada yang menyampaikan saya belum tahu, saya belum ada (tawaran),” pungkasnya. (gel)

 

 
 
Editor : Indra Zakaria