Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

DPP PDI Perjuangan Umumkan Dukungannya di Pilgub Kaltim, Ini Jadwalnya

Muhamad Yamin • Rabu, 14 Agustus 2024 - 02:09 WIB
Rapat koordinasi dengan Badan Saksi Pusat Nasional (BSPN) dan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa 13 Agustus 2024.
Rapat koordinasi dengan Badan Saksi Pusat Nasional (BSPN) dan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa 13 Agustus 2024.

SAMARINDA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai PDI Perjuangan dijadwalkan akan umumkan dukungannya Bakal Calon Kepala Daerah (Bakacada) Pemilihan Gubernur Kaltim pada hari esok, Rabu 14 Agustus 2024 pukul 10.00 WIB.

"Besok hari diumumkan di Jakarta," ujar salah satu peserta pengurus PDIP di Kaltim, Selasa 13 Agustus 2024

Sebelumnya, Isran Noor dan Hadi Mulyadi mendapat peluang maju di Pemilihan Gubernur usai dukungan Partai Demokrat. Namun, peluang ini bisa terbuka bila PDIP turut mendukungnya pula.

Sementara, pasangan Rudy Mas'ud dan Seno Aji meraih dukungan dari 7 partai politik di Pilgub memiliki 44 kursi DPRD Kaltim dan saat ini juga melobi meraih dukungan PDIP memiliki 7 kursi.

Dkungan PDI Perjuangan di Pilgub Kaltim apakah ke pasangan Rudi Mas'ud Seno Aji atau Isran Noor Hadi Mulyadi, masih berproses di DPP dan Ketua Umum Megawati.

Sekretaris DPD PDIP Provinsi Kaltim Ananda Emira Moeis mengatakan partainya belum memastikan partainya dukung Isran Hadi meski pihaknya tak ingin ada kotak kosong di Pilkada Kaltim.

"Ya kita lihat. Itu kita kembalikan Ketum dan DPP," katanya.

DPD PDIP Kaltim, dikatakan Ananda, sudah menyampaikan poin penting ke DPP terkait Bakal Calon Gubernur Kaltim yang mendaftar ke PDIP. Dan keputusan dukungan PDIP di Pilgub Kaltim sudah dikantongi DPP dan Ketua Umum Megawati.

"Yang pastinya kita memberikan poin poin terhadap bakal calon yang daftar ke DPP PDI-P, kita petakan. Konstelasi politik di Kaltim, juga kita petakan. Kembali lagi, keputusannya sudah ditangan Ketum dan DPP," kata Nanda. (*)

Editor : Indra Zakaria