PROKAL.CO, Pasangan calon (paslon) nomor urut satu, Basri Rase dan Chusnul Dhihin, menerima hasil Pilkada Bontang 2024 dengan lapang dada.
Dalam pertemuan dengan para relawan, Basri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan mereka.
Ia juga menekankan pentingnya memahami dinamika dalam kontestasi politik yang selalu melibatkan kemenangan dan kekalahan.
“Pasti ada rasa kecewa, galau, bahkan sakit hati. Namun, inilah kenyataan yang harus diterima,” ujar Basri.
Meski gagal meraih kursi kepemimpinan, Basri menyebut kekalahan ini sebagai keberhasilan yang tertunda.
Ia tetap optimis untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Bontang meskipun berada di luar pemerintahan.
“Perjuangan ini belum berakhir. Setiap usaha yang dilakukan pasti membawa hikmah,” tambahnya.
Tetap Konsisten dan Tolak Politik Uang
Basri juga menyerukan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin dengan hati, tanpa tergiur oleh politik uang.
Menurutnya, pemilihan yang bijak akan menentukan masa depan Bontang sebagai kota strategis penyangga Ibu Kota Nusantara.
“Ini tentang masa depan. Pilihlah dengan keberanian dan sesuai hati nurani,” katanya.
Hasil Pilkada Bontang 2024: Perjalanan Suara Basri Rase-Chusnul
Berdasarkan data sementara dari Sirekap milik KPU, pasangan Basri-Chusnul meraih 24.624 suara.
Meski demikian, hasil ini belum final karena data dari sembilan TPS masih dalam proses input. TPS tersebut meliputi:
- Bontang Lestari: TPS 10, 11, dan 13
- Kelurahan Api-Api: TPS 10, 17, dan 20
- Guntung: TPS 16
- Loktuan: TPS 1 dan 9
Dari 15 kelurahan di Bontang, Basri hanya unggul di Kelurahan Satimpo dengan perolehan 1.229 suara, mengungguli paslon nomor urut empat, Neni Moerniaeni-Agus Haris, yang memperoleh 913 suara. Di wilayah lainnya, paslon Basri-Chusnul mengalami kekalahan.
Oposisi yang Membangun untuk Masa Depan Bontang
Meski tidak terpilih, Basri menegaskan akan tetap menjadi oposisi yang membangun. Ia berharap seluruh pihak bersinergi untuk membawa Bontang ke arah yang lebih baik.
Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara, Bontang memegang peranan penting dalam pembangunan masa depan Indonesia.
“Kami tetap berkomitmen untuk mendorong Bontang menjadi kota yang maju,” tutupnya.
Editor : Indra Zakaria