Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Demokrat Kukar Cari Nahkoda Baru, Figur Eksternal Dipersilakan Maju

Elmo Satria Nugraha • Jumat, 22 Mei 2026 | 15:05 WIB
Ketua Penjaringan Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kukar, Kupik Suprianto (Elmo/Prokal.co)
Ketua Penjaringan Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kukar, Kupik Suprianto (Elmo/Prokal.co)
 
 
PROKAL.CO, TENGGARONG – Upaya Partai Demokrat Kutai Kartanegara (Kukar) bangkit setelah tiga kali gagal menempatkan wakil di DPRD mulai terlihat melalui proses penjaringan calon ketua DPC yang dibuat lebih terbuka. Tak hanya kader internal, tokoh eksternal pun diberi ruang maju dalam kontestasi menuju Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Kukar.
 
Ketua Tim Penjaringan Calon Ketua DPC Demokrat Kukar, Kupik Suprianto, menegaskan proses penjaringan dilakukan secara terbuka dan transparan sejak Mei 2026.
 
“DPC Partai Demokrat Kukar sudah melakukan penjaringan mulai bulan Mei. Kami melakukan penjaringan secara terbuka dan transparan, baik dari internal maupun eksternal,” ujarnya saat ditemui wartawan, Jumat (22/5/2026).
 
Langkah membuka peluang bagi figur di luar partai disebut menjadi bagian dari evaluasi Demokrat Kukar setelah gagal memperoleh kursi DPRD selama tiga pemilu terakhir.
 
Menurut Kupik, kondisi tersebut membuat partai membutuhkan figur yang dinilai mampu membesarkan kembali nama Demokrat di Kukar.
 
“Kita belajar dari pengalaman yang sudah-sudah. Karena mohon maaf saja, mungkin Demokrat di Kukar agak dikerdilkan. Sudah tiga kali pemilu kita belum bisa mendapatkan dewan perwakilan di DPRD,” katanya.
 
Karena itu, tim penjaringan sengaja membuka ruang lebih luas bagi tokoh-tokoh di luar partai untuk ikut berjuang bersama Demokrat.
 
“Supaya yang di luar juga bisa membuka diri untuk ikut berjuang bersama Partai Demokrat,” lanjutnya.
 
Meski tak menetapkan syarat administratif yang terlalu rumit, tim penjaringan tetap memiliki sejumlah kriteria khusus bagi calon ketua DPC. Salah satunya terkait integritas dan kapasitas figur yang dinilai memiliki pengaruh di Kukar.
 
“Salah satunya mungkin punya integritas dan mungkin tokoh di Kukar. Karena itu penting juga untuk mengangkat nama partai di Kukar,” jelas Kupik.
 
Hingga saat ini, sudah ada lima nama yang mendaftarkan diri. Namun dari jumlah tersebut, tiga kandidat disebut paling serius melanjutkan ke tahapan berikutnya.
 
Mereka yakni Amirullah dari Samarinda, tokoh pemuda Kukar sekaligus pegiat seni Dedi Sudarya, serta Loies Subowo Saminanto dari internal Partai Demokrat.
 
“Tiga orang tersebut yang memang serius untuk terus masuk ke tahapan berikutnya,” katanya.
 
Proses penjaringan sendiri masih dibuka hingga Juni 2026. Namun, jadwal penutupan pendaftaran bisa lebih cepat apabila pelaksanaan Musda dipercepat oleh DPP Partai Demokrat.
 
“Musda diperkirakan bulan Juni sekitar tanggal 17. Itu masih tentatif, tapi tim menunggu jadwal dari DPP,” ungkapnya.
 
Dalam mekanisme pencalonan, Partai Demokrat kini juga menerapkan syarat dukungan minimal dari Pengurus Anak Cabang (PAC). Kandidat cukup mengantongi dukungan sekitar 20 persen PAC untuk bisa maju sebagai calon ketua.
 
“Kalau 20 PAC, berarti empat sampai lima PAC sudah bisa untuk mendaftarkan calon,” tutup Kupik.
 
Terbukanya penjaringan bagi figur eksternal dinilai menjadi sinyal Demokrat Kukar tengah mencoba keluar dari pola lama sekaligus mencari sosok yang dianggap mampu menghidupkan kembali kekuatan partai menjelang agenda politik mendatang. (moe)
Editor : Indra Zakaria
#pdip